Breaking News:

Virus Corona di Banten

Satu Tahun Covid-19 di Mata Wali Kota Tangsel Airin Rachmi

Wali Kota Tangsel, Airin Rachmi Diany, merasakan naik turun emosi dan berbagai ekspresi prihatin sampai kecemasan dalam memimpin sebuah kota.

Tribunbanten.com/Zuhirna Wulan Dilla
Wali Kota Tangerang Selatan Airin Rachmi Diany saat ditemui di Kantor Pemerintah Kota Tangerang Selatan, Selasa (1/12/2020). 

TRIBUNBANTEN.COM, TANGERANG SELATAN - Coronavirus disease 2019 (Covid-19) telah satu tahun menginfeksi penduduk di Indonesia.

Bagaimana pandangan Wali Kota Tangerang Selatan, Airin Rachmi Diany melihat Covid-19?

Wali Kota Tangsel, Airin Rachmi Diany, merasakan naik turun emosi dan berbagai ekspresi prihatin sampai kecemasan dalam memimpin sebuah kota di tengah pandemi.

Data korban meninggal yang setiap hari diterima Airin tak henti membuatnya mengelus dada.

Airin beberapa kali mengganti kebijakan.

Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) dijalankan sudah belasan jilid.

"Luar biasa, karena ini situasi yang baru, tetapi kuncinya adalah bagaimana kita belajar dari yang terjadi sebelumnya. Jadi manakala kita mencoba sesuatu, apa kekurangannya, kekurangannya kita isi dan langsung kita perbaiki," ujar Airin di Kantor Pemkot Tangsel, Jalan Maruga, Ciputat, Selasa (2/3/2021).

Baca juga: Pemkot Tangsel Siapkan 25.155 Dosis Vaksin Covid-19 Tahap 2, Target Selesai 10 Hari

Baca juga: Mulai 1 Maret 2021, Petugas Pelayanan Publik di Kota Tangerang Selatan Terima Vaksinasi Covid-19

Kesehatan menjadi panglima, setidaknya kata itu tepat menggambarkan arah kebijakan Airin pada awal-awal pandemi melanda.

Pembangunan Rumah Lawan Covid-19, penyediaan kamar khusus Covid-19 di RSU Tangsel, sampai pembagian masker ke warga dilakukan.

Namun, Covid-19 bukan perkara kesehatan saja, sektor ekonomi juga dihantam virus ganas itu.

Halaman
1234
Editor: Glery Lazuardi
Sumber: Tribun Jakarta
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved