Alasan Kenapa Pemula Dianjurkan Menarik Tuas Rem Sepeda Motor dengan Empat Jari

Sony Susmana mengatakan, bahwa menarik tuas rem dengan empat jari dilakukan agar pemula lebih yakin saat mengurangi kecepatannya.

Penulis: Renald | Editor: Glery Lazuardi
mpm-motor.co.id
Ilustrasi Pengereman Motor 

TRIBUNBANTEN.COM - Naik motor adalah sebuah keahlian yang bisa dilatih.

Untuk seorang pemula, ada satu teknik agar aman berkendara.

Yakni menarik tuas rem dengan empat jari.

Dikutip dari Kompas.com, Training Director Safety Degensive Consultant Indonesia Sony Susmana mengatakan, menarik tuas rem dengan empat jari dilakukan agar pemula lebih yakin saat mengurangi kecepatannya.

"Menarik tuas rem dengan empat jari dilakukan agar yakin tidak meleset. Karena jika hanya satu jari, jika jari terpeleset, pasti panik dan berujung tabrakan," ucap Sony kepada Kompas.com, Rabu (4/11/2020).

Baca juga: Daftar Harga Vespa Matic di Serang Maret 2021, Beli Sepeda Motor Bonus Garansi Mesin Tiga Tahun

Baca juga: Lebih Dekat dengan Pajero Sport Facelift di Pameran Otomotif Mall of Serang Banten

Namun, Sony juga mengungkapkan, teknik pengereman bisa dilakukan dengan dua hingga tiga jari, selama tidak hanya mengandalkan satu jari.

Tetapi, teknik pengereman dengan empat jari ini lebih pada keamanan dan faktor kebiasaan.

"Ketika mengerem dengan empat jari, gas ditutup dengan sempurna. Hal ini juga bisa dilakukan untuk membuat kebiasaan keempat jari tidak stand by di handel rem," kata Sony.

Jika di motor skutik, yang posisi rem belakangnya ada di sisi kiri setang, sebaiknya tangan jangan stand by di tuas rem.

Kebiasaan ini malah membuat pengendara jadi agresif, sehingga roller jadi cepat aus dan akhirnya motor jadi bergetar.

Teknik Pengereman

Teknik tersebut bisa dikatakan baru dasar dalam pengereman.

Untuk diketahui, di dunia otomotif, khususnya roda dua, ada beberapa jenis model sistem pengereman.

Bagi motor keluaran terbaru yang sudah menggunakan disk brake juga telah dilengkapi dengan Anti-lock Braking System (ABS).

Namun, banyak yang beredar di pasar Indonesia belum dilengkapi dengan ABS.

Sumber: Tribun Banten
Halaman 1/3
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved