Tertarik Buka Usaha Wedding Planner? Intip Beberapa Tips Suksesnya
Shafira Haque (23), pendiri dan pemilik wedding planner ‘Enternal Planner’, membagikan tips sukses dalam membangun bisnis ini.
Penulis: Amanda Putri Kirana | Editor: Yudhi Maulana A
Laporan Wartawan TribunBanten.com, Amanda Putri Kirana
TRIBINBANTEN.COM, KOTA SERANG - Shafira Haque (23), pendiri dan pemilik wedding planner ‘Enternal Planner’, membagikan tips sukses dalam membangun bisnis ini.
Kepada TribunBanten.com, perempuan yang biasa dipanggil Piya, menjelaskan, wedding planner harus memberi layanan yang memenuhi akan kebutuhan kecepatan, kemudahan, dan kepraktisan untuk mengatasi masalah efisiensi waktu.
“Selain memiliki keterampilan khusus dalam menjalin relasi dengan berbagai vendor pernikahan, seorang Wedding Planner dituntut memiliki softskill yang dapat memajukan bisninya,” ujarnya di Jalan Gunung Agung, Kota Serang, Banten Rabu, (24/03/2021).
Berikut hal yang harus dilakukan agar sukses membangun dan menjalankan wedding planner:
1. Berpikir secara kreatif dan terbuka
Pola pikir kreatif akan menunjang keberhasilan dalam memenuhi dan mengakomodasi keinginan klien yang beragam.
Sedangkan memiliki pemikiran terbuka akan memudahkan kita dalam berinteraksi dengan banyak orang di berbagai situasi.
Berpikir kreatif dan terbuka dapat diasah melalui banyak hal. Salah satunya adalah banyak menghadiri pameran atau workshop yang berkaitan dengan wedding planner.
Baca juga: Pulau Merak Kecil Cilegon, Jadi Lokasi Syuting Sinetron hingga Tempat Foto Pre-wedding dan Berkemah
Baca juga: Bakal Ada Kejutan di Konser Rizky Billar dan Lesty Kejora Bertajuk Leslar Dream Wedding Besok
2. Melakukan Trial dan Error
Pengalaman adalah guru yang paling berharga. Istilah ini sesuai dengan proses pembelajaran Wedding Planner.
Setelah mengikuti workshop, terjun langsung di lapangan merupakan cara yang paling tepat untuk mengetahui kondisi yang sebenernya.
“Sebelum melayani klien yang sesungguhnya, saya sempat mencoba menjadi wedding planner dipernikahan kerabat sekitar 2-3 kali,” kata Piya.
3. Mendengarkan keinginan klien
Mendengarkan keinginan klien secara aktif merupakan bagian penting dalam memberi pelayanan terbaik.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/banten/foto/bank/originals/shafira-haque-founder-wedding-planner-asal-kota-serang-eternal-planner.jpg)