Amalan yang Dianjurkan di Malam Nisfu Syaban, Malam Pengampunan Dosa

Inilah amalan-amalan yang dianjurkan di malam Nisfu Syaban, termasuk memperbanyak puasa sunah.

Editor: Vega Dhini
SRIPOKU/ANTON
Malam Nisfu Sya'ban. 

TRIBUNBANTEN.COM - Inilah amalan-amalan yang dianjurkan di malam Nisfu Syaban, termasuk memperbanyak puasa sunah.

Malam Nisfu Syaban jatuh pada Minggu (28/3/2021).

Nisfu Syaban yang juga sering disebut malam pengampunan dosa, adalah peringatan pada 15 bulan Syaban.

Al Quran (Pixabay/Pexels)
Al Quran (Pixabay/Pexels) (Pixabay/Pexels)

Pada malam Nisfu Syaban, umat Islam juga dianjurkan memperbanyak doa kepada Allah dan melaksanakan salat sunah malam pada malam Nisfu Syaban.

Sebab, permintaan yang dipanjatkan pada malam Nisfu Syaban akan diterima oleh Allah.

Lantaran bulan Syaban memiliki sejumlah keistimewaan, dianjurkan untuk memperbanyak ibadah sunah seperti puasa sunah sama dengan yang dicontohkan Nabi Muhammad SAW.

Dikutip dari cilacap.kemenag.go.id, pada bulan Syaban, Rasulullah SAW memperbanyak puasa sunah.

Bahkan beliau hampir berpuasa satu bulan penuh, kecuali satu atau dua hari di akhir bulan saja agar tidak mendahului Ramadhan dengan satu atau dua hari puasa sunah.

Baca juga: Niat dan Tata Cara Sholat Sunnah Nisfu Syaban, Lengkap dengan Bacaan Doanya

Baca juga: Doa Malam Nisfu Syaban, Lengkap dengan Tulisan Arab dan Latin hingga Keistimewaannya

Berikut ini dalil syar’i yang menjelaskan hal tersebut:

عَنْ عَائِشَةَ أُمِّ الْمُؤْمِنِينَ رَضِيَ اللَّهُ عَنْهَا أَنَّهَا قَالَتْ: وَمَا رَأَيْتُ رَسُولَ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ اسْتَكْمَلَ صِيَامَ شَهْرٍ قَطُّ إِلَّا رَمَضَانَ وَمَا رَأَيْتُهُ فِي شَهْرٍ أَكْثَرَ مِنْهُ صِيَامًا فِي شَعْبَانَ

Dari Aisyah R.A berkata: “Aku tidak pernah melihat Rasulullah SAW melakukan puasa satu bulan penuh kecuali puasa bulan Ramadan dan aku tidak pernah melihat beliau lebih banyak berpuasa sunah melebihi (puasa sunah) di bulan Sya’ban.” (HR. Bukhari no. 1969 dan Muslim no. 1156)

Dalam riwayat lain Aisyah berkata:

كَانَ أَحَبُّ الشُّهُورِ إِلَى رَسُولِ اللهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ أَنْ يَصُومَهُ شَعْبَانَ، ثُمَّ يَصِلُهُ بِرَمَضَانَ

“Bulan yang paling dicintai oleh Rasulullah SAW untuk berpuasa sunah adalah bulan Sya’ban, kemudian beliau menyambungnya dengan puasa Ramadan.” (HR. Abu Daud no. 2431 dan Ibnu Majah no. 1649)

Selain berpuasa, ada sejumlah amalan lain yang dianjurkan selama bulan Sya'ban.

Sumber: Tribunnews
Halaman 1/3
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved