Ungkap Alasan Pimpin Demokrat versi KLB, Moeldoko: Demi Selamatkan Negara

Mantan Panglima TNI, Moeldoko, mengungkapkan alasan menerima tawaran untuk memimpin Partai Demokrat.

Editor: Glery Lazuardi
TRIBUNNEWS.COM/FX ISMANTO
Kepala Staf Kepresidenan (KSP) Indonesia Jenderal TNI (Purn) Moeldoko, memberi sambutan saat menghadiri HUT Perum PPD ke-65, Senin (22/7/2019) yang berlangsung di Kantor Perum PPD, Ciputat. Dalam sambutannya dihadapan ratusan karyawan yang hadir Moeldoko memberi ucapan selamat kepada Perum PPD ke-65. 

TRIBUNBANTEN.COM - Mantan Panglima TNI, Moeldoko, mengungkapkan alasan menerima tawaran untuk memimpin Partai Demokrat.

Moeldoko mengaku memimpin Partai Demokrat untuk menyelamatkan bangsa.

Moeldoko terpilih menjadi Ketua Umum Partai Demokrat hasil Kongres Luar Biasa (KLB) Deli Serdang, Sumatera Utara.

"Ada kecenderungan tarikan ideologis itu terlihat di tubuh Demokrat, jadi ini bukan sekedar menyelamatkan Demokrat, tapi juga menyelamatkan bangsa," ucap Moeldoko, melalui postingan instagram miliknya dr_Moeldoko, Minggu (28/3/2021).

Moeldoko dipilih karena terjadi pergeseran arah demokrasi di Partai Demokrat.

"Saya orang yang didaulat untuk memimpin Demokrat. Kekisruhan sudah terjadi, arah demokrasi sudah bergeser di dalam tubuh Demokrat," kata Moeldoko

Kepala Staf Kepresidenan itu melihat, ada kecenderungan pertarungan ideologis di tubuh Partai Demokrat jelang Pemilu 2024.

Pertarungan disebutnya dilakukan secara terstruktur dan menjadi ancaman bagi cita-cita menuju Indonesia Emas 2045.

Atas dasar itu, Moeldoko menyebut KLB yang digelar bukan bukan hanya untuk menyelamatkan Partai.

Namun, menurutnya hal ini juga untuk menyelamatkan bangsa.

Baca juga: Max Sopacua Ungkit Soal Kasus Korupsi Hambalang, Demokrat: Mereka Terus Membangun Fitnah

Baca juga: Suara Petir Menggelegar Saat Max Sopacua Bicara Soal Gonjang-Ganjing Demokrat di Hambalang: Tuh Kan!

Terima Jabatan Ketua Umum

Kepala Staf Kepresidenan Moeldoko memberikan keterangan setelah dirinya terpilih sebagai Ketua Umum Partai Demokrat kubu Kontra Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) periode 2021-2025.

Moeldoko terpilih sebagai ketua umum setelah ditetapkan melalui Kongres Luar Biasa (KLB) Partai Demokrat yang diselenggarakan di Deli Serang, Sumatera Utara, Jumat (5/3/2021).

"Saya menghargai dan menghormati keputusan saudara. Oke, kita terima menjadi ketua umum," kata Moeldoko melalui sambungan telepon, Jumat.

Dalam sambutannya, Moeldoko sempat menanyakan tiga hal kepada kader Demokrat yang hadir di KLB.

Sumber: Tribunnews
Halaman 1/4
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved