Penembakan di Mabes Polri
Tim Gegana Periksa Jasad Terduga Teroris yang Serang Mabes Polri, Pelaku Diduga Perempuan
Seorang terduga teroris melakukan penyerangan di mabes Polri, Kamis (31/1/2021) pukul 16.00 WIB.
Penulis: Yudhi Maulana A | Editor: Yudhi Maulana A
TRIBUNBANTEN.COM - Seorang terduga teroris melakukan penyerangan di mabes Polri, Kamis (31/1/2021) pukul 16.00 WIB.
Dalam tayangan live streaming Kompas TV, pelaku yang diduga perempuan tergeletak setelah ditembak mati polisi.
Pelaku yang menggunakan gamis hitam dan kerudung ungu itu sempat mengacungkan benda diduga senjata api kepada beberapa polisi yang sedang berjaga.
Anggota polisi tak langsug mendekati lokasi tewasnya pelaku karena ditakutkan ada sesuatu yang tak diinginkan.
Jasad terduga pelaku sempat kehujanan karena pada saaat kejadian kondisi cuaca sedang hujan ringan.
Tak lama anggota Tim Gegana yangmengenakan baju khusus mendekati jasad korban untuk diperiksa.
Tak lama petugas tersebut langsung mengacungkan jempol seolah memberikan isyarat kalau kondisi sudah aman.
Beberapa menit kemudian beberapa petugas polisi langsung mendekati jasad terduga pelaku.
Sementara polisi bersenjata lengkap langsung turun ke lokasi dan melakukan penyisiran ke sekitaran Mabes Polri.
Laporan Wartawan TribunBanten.com, Zuhirna Wulan Dilla
TRIBUNBANTEN.COM - Seorang terduga teroris dengan menggunakan kerudung ungu dan jubah hitam masuk ke Mabes Polri Jakarta, Rabu (31/3/2021) sore.
Melansir video dari Kompas TV, seorang terduga teroris diduga wanita ini masuk melewati pintu khusus yang biasa dilalui oleh Kapolri.
Melalui video amatir yang ditayangkan Kompas TV, pelaku yang diduga merupakan wanita dengan kerudung ungu.
Serangan tersebut terjadi sekitar pukul 16.00 WIB.
Awalnya ia terlihat mondar-mandir sekitar pintu masuk Mabes Polri.
Pelaku diduga wanita ini bahkan tidak jelas akan pergi ke arah mana.
Dirinya hanya terlihat berjalan tidak jelas sekitar lokasi.
Terduga teroris melakukan aksinya di dekat ruang Kapolri, Jenderal Listyo Sigit.
Kemudian terdengar suara tembakan.
Petugas langsung melakukan tindakan tegas dengan meluncurkan peluru ke arah terduga pelaku.
Sehingga terduga teroris itu langsung terjatuh dan tak sadarkan diri.
Simak perkembangan terkait serangan terduga teroris di Mabes Polri melalui LIVE STREAMING KOMPAS TV
Satu Pria dan Wanita Terduga Teroris Ditangkap di Kramat Jati, Sempat Berontak
Kepolisian melakukan rangkaian pengerebekkan dan penangkapan terhadap sejumlah terduga teroris di sejumlah tempat pasca-aksi bom bunuh di Gereja Katedral Makassar, Sulawesi Selatan. Di antaranya di Jakarta.
Polisi bersenjata lengkap mengamankan dua orang terduga teroris di sebuah rumah sekaligus showroom di Jalan Raya Condet, RT 005/003, Kelurahan Balekambang, Kecamatan Kramat Jati, Jakarta Timur, Senin (29/3/2021) siang.
Seorang di antaranya adalah wanita.
Penangkapan dua terduga teroris oleh polisi bersama tim Gegana bersenjata lengkap sekitar pukul 10.30 WIB ini mengejutkan warga sekitar.
Penggerebekan yang berlangsung cepat ini pun menjadi tontonan warga sekitar.
Pantauan TribunJakarta.com, dari rumah sekaligus showroom mobil bekas ini, petugas mengamankan dua orang terduga teroris.
Satu lelaki dan satu orang perempuan yang mengenakan gamis dan kerudung berwarna hitam diamankan petugas.
Mulanya, petugas lebih dulu mengamankan seorang pria lebih dahulu.
Selanjutnya seorang perempuan pada pukul 11.30 WIB.
"Saya enggak mau dibawa," ujar perempuan tersebut saat diamankan petugas kepolisian.
Baca juga: Fakta-fakta Bom Bunuh Diri Gereja Katedral Makassar: Pelaku Kelompok JAD hingga Gunakan Bom Panci
Baca juga: Motor yang Digunakan Pelaku Bom Bunuh Diri di Makassar Ternyata Milik Kerabat Honorer DPRD Sulsel
Warga sekitar, Sri Anita (47), mengatakan peristiwa penangkapan dua terduga teroris itu terjadi pukul 10.30 WIB.
"Sempat berontak dulu tadi di situ. Tahu-tahu udah diborgol, pakai kaos putih dan sarung (orangnya)," ujar Anita kepada wartawan di lokasi.
Setelah satu pria diamankan polisi, tak berselang lama, satu perempuan juga diamakan tim Gegana Polda Metro Jaya.
"Ini rumah pribadi, tapi kayaknya ada showroom juga," lanjut Anita.
Baca juga: Sosok Pelaku Bom di Gereja Katedral Makassar, Jaringan JAD yang Pernah Ngebom di Jolo Filipina
Anita mengenal salah satu orang yang diamankan tersebut.
"Ya kenallah, Pak Husein kan. Orangnya baik banget. Hubungan sama warga baik," ujar Anita.
Diberitakan, lama tidak terjadi aksi terorisme, Indonesia dikejutkan dengan aksi bom bunuh diri yang dilakukan suami istri di gerbang Gereja Katedral Makassar, Sulawesi Selatan pada Minggu (28/3/2021) pagi.
Kedua pelaku dengan sepeda motor itu melakukan aksi bom bunuh diri diduga dari bom panci.
Ledakan tersebut mengakibatkan kedua pelaku tewas dengan tubuh hancur dan 20 orang mengalami luka-luka.
Artikel ini telah tayang di Tribunjakarta.com dengan judul BREAKING NEWS Polisi Bersenjata Lengkap Amankan 2 Orang Terduga Teroris di Kramat Jati dan di di Kompas.com dengan judul "Dua Terduga Teroris Diamankan di Kramat Jati, Jakarta Timur"
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/banten/foto/bank/originals/terduga-teroris-di-mabes.jpg)