Turunkan 700 Personil Jelang Ibadah Paskah, Wakapolda Banten: Tidak Usah Takut dengan Teroris

Ery menjelaskan pihaknya akan memberikan rasa aman dan nyaman kepada para jemaat gereja dalam melakukan ibadah kali ini.

Tayang:
Penulis: Marteen Ronaldo Pakpahan | Editor: Yudhi Maulana A
TribunBanten.com/Marteen Ronaldo Pakpahan
Wakapolda Banten, Brigjend Ery Nursatari dan Danrem 064 Maulana Yusuf, Brigjend Gumuruh Winarjadmiko kompak menyambangi gereja HKBP Serang yang berada di Alun-alun Kota Serang, Banten, Kamis (1/4/2021). 

Laporan wartawan Tribunbanten.com, Marteen Ronaldo Pakpahan

TRIBUNBANTEN.COM, SERANG - Wakapolda Banten, Brigjen Ery Nursatari dan Danrem 064 Maulana Yusuf, Brigjen Gumuruh Winarjadmiko kompak menyambangi gereja HKBP Serang yang berada di Alun-alun Kota Serang, Banten, Kamis (1/4/2021).

Berdasarkan pantauan Tribunbanten.com, rombongan tiba di gereja pada pukul 20.00 WIB..

Selain itu di luar gereja terdapat aparat kepolisian yang memegang senjata laras panjang berjaga.

Ery menjelaskan pihaknya akan memberikan rasa aman dan nyaman kepada para jemaat gereja dalam melakukan ibadah kali ini.

Menurutnya, saat ini eskalasi gangguan keamanan sedang meningkat tajam usai terjadinya serang teroris pada kemarin di Mabes Polri dan tempat ibadah lainnya.

Akan tetapi, pihaknya tetap optimis pelaksanaan ibadah paskah kali ini akan tetap jauh lebih kondusif, karena pihaknya telah mengantisipasi gerakan-gerakan kelompok radikal.

"Jajaran kita di kewilayahan khususnya di Banten secara bahu membahu, baik intelijen segala macam kegiatan kita pantau," terangnya saat ditemui.

Bahkan menurutnya, pihaknya akan siap siaga selama 24 jam dalam rangka pengamanan gereja yang ada di Banten melalui jajaran Polres yang ada di wilayah hukumnya.

"Kalau personil, kita libatkan semua dari unsur polres kami kekuatannya sekitar 700. Sekitar separuhnya kita libatkan," sambungnya.

Ia pun tetap meyakinkan kepada seluruh jemaat agar tidak takut dalam melakukan ibadah kali ini.

Karena menurutnya, tujuan dari teroris adalah untuk menakut-nakuti masyarakat dan menganggu ketertiban masyarakat sekitar.

"Enggak usah takut terhadap teror, tapi tetap waspada, kita lawan bersama sama teror itu," tegasnya.

Sementara itu, Gumuruh mengatakan pihaknya akan tetap menjaga soliditas dengan Polri dalam rangka pengamanan tempat ibadah hingga selesai.

Dirinya pun berharap agar situasi seperti ini akan tetap kondusif sehingga masyarakat tetap nyaman dan khidmat dalam beribadah.

Sumber: Tribun Banten
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved