Breaking News:

MUI Pandeglang Sambut Baik Diizinkannya Salat Tarawih Berjemaah: Yang Sakit Jangan Paksakan Diri

Ghaffar mengatakan pihaknya segera mengeluarkan surat edaran perihal pelaksanaan Salat Tarawih pada Ramadan 1442 H kepada MUI tingkat kecamatan dan

Warta Kota/Andika Panduwinata
Bupati Tangerang Ahmed Zaki Iskandar menjelaskan simulasi tata cara protokol kesehatan Covid-19 di tempat ibadah. 

Laporan wartawan Tribunbanten.com, Marteen Ronaldo Pakpahan

TRIBUNBANTEN.COM, PANDEGLANG - Pemerintah melalui Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (Menko PMK) Muhadjir Effendy, mengizinkan masyarakat melaksanakan ibadah Salat Tarawih salat Idul Fitri 1442 Hijriah berjemaah di luar rumah.

Majelis Ulama Indonesia (MUI) Pandeglang menyambut baik keputusan pemerintah ini.

"Tentunya kami juga akan mempersiapkan protokol kesehatan kepada masyarakat yang ingin datang ke masjid," ujar Sekretaris Umum MUI Pandeglang Abdul Ghaffar saat dihubungi TribunBanten.com, Senin (5/4/2021).

Ghaffar mengatakan pihaknya segera mengeluarkan surat edaran perihal pelaksanaan Salat Tarawih pada Ramadan 1442 H kepada MUI tingkat kecamatan dan seluruh Dewan Masjid di Kabupaten Pandeglang.

Dalam surat tersebut, MUI Pandeglang juga akan menekankan kewajiban penerapan protokol kesehatan pencegahan Covid-19 dalam pelaksanaan Salat Tarawih dan Salat Idul Fitri, sebagaimana anjuran pemerintah pusat.

Baca juga: Ibadah Salat Tarawih Berjamaah di Masjid Diperbolehkan di Kota Tangerang, Ini Syaratnya

Baca juga: Niat Salat Tarawih Sendiri di Rumah, Beserta Tuntunannya

Jemaah menggelar Salat Jumat saat pandemi Covid-19 di Masjid Nasional Al Akbar, Kota Surabaya, Jawa Timur, Jumat (27/3/2020).
Jemaah menggelar Salat Jumat saat pandemi Covid-19 di Masjid Nasional Al Akbar, Kota Surabaya, Jawa Timur, Jumat (27/3/2020). (Surya/Ahmad Zaimul Haq)

Ghaffar menyebut pihaknya tidak akan mengeluarkan arahan perihal jumlah jemaah dalam Salat Tarawih. Sebab, jumlah kasus Covid-19 di Kabupaten Pandeglang terbilang rendah dibandingkan daerah lain di Banten.

Namun, pihaknya tetap akan meminta warga yang sedang dalam kondisi sakit agar tidak memaksakan diri mengikuti Salat Tarawih berjemaah di luar rumah.

"Karena juga perlu kita ketahui bahwa di Banten sendiri angka kematian sangat tinggi. Akan tetapi di Pandeglang sendiri masih relatif kecil, sehingga kami dapat menjalankan ibadah tersebut," jelasnya.

Virus Corona | Covid-19- Jumlah pasien positif dan meninggal karena Covid-19 di Indonesia terus bertambah. Virus corona jenis baru ini menyerang saluran pernapasan.
Virus Corona | Covid-19- Jumlah pasien positif dan meninggal karena Covid-19 di Indonesia terus bertambah. Virus corona jenis baru ini menyerang saluran pernapasan. (Grafis Tribunnews.com/Ananda Bayu S)

Diberitakan sebelumnya, Menko PMK Muhadjir Effendy mengatakan pemerintah pada dasarnya mengizinkan atau membolehkan masyarakat melaksanakan ibadah Salat Tarawih salat Idul Fitri 1442 Hijriah berjemaah di luar rumah.

Halaman
12
Penulis: Marteen Ronaldo Pakpahan
Editor: Abdul Qodir
Sumber: Tribun Banten
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved