Siswi SD Nyaris Jadi Korban Prostitusi Online Lewat Aplikasi Chatting, Ada 3 Pria Cabul yang Booking
Untuk menarik minat pria hidung belang, profil MiChat AC berisi album foto-foto gadis tersebut.
TRIBUNBANTEN.COM - Gadis berusia 12 tahun berinisial AC nyaris menjadi pekerja seks komersial (PSK) di Apartemen Gading Nias, Jakarta Utara.
Korban yang diketahui masih duduk di bangku kelas 5 SD dibawa pelaku berinisial DF (27) dari kampung halamannya di Jawa Barat.
Pelaku mengiming-imingi uang banyak, sehingga korban mau dibawa ke Ibu Kota.
Tak tahunya, korban dijual DF untuk melayani nafsu bejat para pria hidung belang.
DF memasarkan korban melalui aplikasi MiChat dengan tarif Rp 450.000.
DF juga memalsukan usia AC menjadi 16 tahun untuk mengelabui pelanggan lewat MiChat.
DF juga mengoperasikan akun MiChat untuk mencari pria hidung belang.
Baca juga: Istri Dijual ke Pria Brondong Rp 1 Juta, Suami Menonton Sambil Berfantasi Jadi Sutradara Film Dewasa
Baca juga: Minta Tolong di Instagram, Gadis Ini Mengaku Kerap Disekap dan Dipukuli Ayahnya Selama 10 Tahun
Untuk menarik minat pria hidung belang, profil MiChat AC berisi album foto-foto gadis tersebut.
Profil tersebut tertulis ' manis imut 16 ' dengan hobi ' BOBO '.
AC pun sudah memikat tiga pria hidung belang.
Namun, polisi keburu menggagalkan aksi prostitusi tersebut sebelum AC melayani nafsu pria hidung belang.
"Pada profilnya ada foto-foto korban. Pada bagian bawah foto ada tulisan 16 tahun dan juga tulisan lokasinya tertulis Kelapa Gading," ucap Kapolres Metro Jakarta Utara Kombes Pol Guruh Arif Darmawan di kantornya, Rabu (7/4/2021).
Adapun nama korban di akun Michat-nya juga diubah pelaku.
Bukan AC, pelaku mengganti nama korban dengan inisial 'T'.
"Kemudian pada kolom tentang, dibuat tulisan 'manis imut'. Kemudian ditulis jasa korban melakukan layanan prostitusi online yaitu di Apartemen Gading Nias," sambung Guruh menjelaskan isi akun Michat tersebut.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/banten/foto/bank/originals/minta-dijual-ibunya.jpg)