Breaking News:

Habib Rizieq Sebut Pernyataan Bima Arya Justru Berpotensi Timbulkan Kerumunan di RS UMMI Bogor

Eks pimpinan FPI itu menilai keterangan yang disampaikan Bima bahwa dia dirawat di RS UMMI Bogor justru berpotensi menimbulkan kerumunan simpatisan

Editor: Yudhi Maulana A
Humas Pemkot Bogor
Wali Kota Bogor, Bima Arya hadiri sidang dengan terdakwa Habib Rizieq Shihab di Pengadilan Negeri Jakarta Timur, Rabu (14/4/2021) 

TRIBUNBANTEN.COM - Rizieq Shihab mempertanyakan keterangan Wali Kota Bogor, Bima Arya yang memberitahukan kepada media massa bahwa dia dirawat di RS Ummi Bogor pada November 2020.

Dalam sidang perkara tes swab di RS UMMI Bogor yang diduga ditutupi Gugus Tugas Penanganan Covid-19 Kota Bogor, menurutnya informasi tak seharusnya disampaikan ke media massa.

Pasalnya saat menjalani perawatan di RS Ummi Bogor sejak Rabu (25/11/2020) pihaknya sengaja merahasiakan lokasi RS karena dikhawatirkan justru menimbulkan kerumunan warga datang membesuk.

"Sebelum saudara saksi mengumumkan di media apakah saudara saksi tahu bahwa pada saat itu publik belum ada kepastian bahwa (saya) dirawat di RS UMMI, sehingga kemudian (wartawan) menanyakan hal itu kepada Anda?" tanya Rizieq ke Bima Arya di Pengadilan Negeri Jakarta Timur, Rabu (14/4/2021).

Rizieq menilai pernyataan Bima Arya yang kini dihadirkan jadi saksi dari pihak Jaksa Penuntut Umum (JPU) dalam perkara dugaan tindak pidana karantina kesehatan menjeratnya justru membuat publik gaduh.

Eks pimpinan Front Pembela Islam (FPI) itu menilai keterangan yang disampaikan Bima bahwa dia dirawat di RS UMMI Bogor justru berpotensi menimbulkan kerumunan simpatisan datang ke RS.

Baca juga: Jadi Saksi Sidang Habib Rizieq Shihab, Bima Arya Dapat Informasi dari Nomor Tak Dikenal

Baca juga: Perbatasan Tangerang-Jakarta Dijaga Ketat, Antisipasi Mobilisasi Massa di Sidang Rizieq Shihab

Mengingat pada 10 November 2020  Rizieq baru tiba di Indonesia melalui Bandara Soekarno-Hatta setelah sekitar tiga tahun sebelumnya berada di Arab Saudi sehingga sosoknya dicari simpatisan.

"Pertanyaan saya, saudara tahu kalau keberadaan beliau (Rizieq) bisa memancing kerumunan. Kenapa kok saudara justru mengumumkan, memberikan kepastian tersebut? Bukankah itu justru memancing menimbulkan kerumunan," ujar Rizieq ke Bima Arya.

Rizieq menuturkan keterangan Bima kepada media massa tersebut itu bertentangan dengan pernyataan kepada Majelis Hakim Jakarta Timur saat dihadirkan jadi saksi dari pihak JPU.

Yakni bahwa sebagai Ketua Gugus Tugas Penanganan Covid-19 Kota Bogor dia berusaha mencegah kerumunan warga di RS UMMI Bogor saat mengetahui Rizieq dirawat pada November 2020 lalu.

"Tadi saudara tahu bahwa keberadaan beliau (Rizieq) bisa memancing kerumunan. Apakah saudara tahu bahwa setelah saudara mengumumkan itu pada Kamis (26/11/2020) sore di Jumat (27/4/2020) pagi ada serbuan kerumunan karangan bunga. Sebelumnya enggak ada, sebelumnya enggak tenang-tenang saja," tuturnya.

Artikel ini telah tayang di Tribunjakarta.com dengan judul Rizieq Shihab Sebut Pernyataan Bima Arya Berpotensi Timbulkan Kerumunan Simpatisan di RS UMMI

Penulis: Bima Putra

Sumber: Tribun Jakarta
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved