Breaking News:

Geger Bocah 4 Tahun di Pandeglang Disunat Gaib, Dalam Medis Disebut Parafimosis, Apa Itu?

Kondisi tersebut harus segera mendapat tindakan sunat untuk menghindari pembengkakan lebih lanjut atau bahkan matinya jaringan sel pada alat vital

TribunBanten.com/Amanda Putri Kirana
Andika Pratama, warga Kampung Ciakar, Desa Sukamanah, Kecamatan Menes, Kabupaten Pandeglang yang mengalami kejadian sunat gaib 

TRIBUNBANTEN.COM, PANDEGLANG - Seorang bocah berusia 4 tahun di Pandeglang Banten bernama Andika Pratama mendadak mengalami kejadian aneh dalam hidupnya.

Yah, alat vitalnya secara mendadak telah dalam kondisi disunat sesaat bangun tidur.

Sementara, orang tua bocah tersebut belum pernah membawa anaknya untuk disunat.

Lalu, seperti apa penjelasan medis mengenai kejadian ini?

Dijelaskan dokter spesialis rehabilitasi medik RSUD Berkah Pandeglang, dr Achmad Chubaesi, dalam dunia medis kejadian ini disebut parafimosis dan bukan kali pertama terjadi,

Kondisi tersebut harus segera mendapat tindakan sunat untuk menghindari pembengkakan lebih lanjut atau bahkan matinya jaringan sel pada alat vital atau nekrosis.

  

Baca juga: Heboh Bocah di Pandeglang Disunat Gaib, Bangun Tidur Kaget Sudah Berubah Bentuk

Baca juga: Orangtua Andika Beberkan Kondisi Anak Pasca Disunat Gaib, Kini Lebih Banyak Diam

  

"Akan berdampak buruk apabila sampai dibiarkan begitu saja. Jadi langkah yang seharusnya diambil yakni melakukan sunat ulang kembali untuk mengantisipasi kematian jaringan," ujar Chubaesi saat dihubungi, Selasa (20/4/2021).

ilustrasi sunat
ilustrasi sunat (ISTIMEWA)

Ia menjelaskan, kejadian serupa banyak terjadi pada anak-anak, di mana kulit pada alat vital tertarik dan tidak dapat kembali ke posisi awal.

Chubaesi menegaskan, kejadian ini murni kejadian medik dan tidak terkait hal mistis ataupun gaib yang tidak dapat dipertanggungjawabkan kebenarannya.

Baca juga: Dapat Bisikan Gaib, Pemuda Kubur Diri di Makam, Mengaku Sudah Mati

Baca juga: Heboh Potongan Daging Kurban Bergerak-gerak Sendiri, Ini Penjelasan Dokter Hewan

Ia pun meminta agar orang tua korban untuk segera membawa anaknya agar dapat dilakukan tindakan medis penyunatan untuk menghindari dampak lain dariparafimosis. 

"Langkah awal (penanganan awal) yang bisa dilakukan yakni dengan mengkompres bagian alat vital dengan air es untuk setidaknya menurunkan pembengkakan di penisnya. Semoga saja kulitnya kembali ke posisi semula," tegasnya.

Penulis: Marteen Ronaldo Pakpahan
Editor: Abdul Qodir
Sumber: Tribun Banten
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved