Viral Ibu di Pandeglang Ditandu Saat Akan Melahirkan, DPRD: Miris, Bupati Dua Periode Masih Begini
"Hari ini akan kita panggil juga, karena kebetulan ini menyangkut permasalahan masyarakat Pandeglang," tegasnya.
Penulis: Marteen Ronaldo Pakpahan | Editor: Abdul Qodir
Laporan wartawan Tribunbanten.com, Marteen Ronaldo Pakpahan
TRIBUNBANTEN.COM, PANDEGLANG - Kejadian yang menimpa Lina Karlina (25), ibu hamil yang ditandu sarung saat hendak melahirkan karena jalan rusak, disorot anggota DPRD Kabupaten Pandeglang Ade Muamar.
Ade mengatakan pihaknya sangat menyangkan kejadian yang menimpa seorang ibu Lina Karlina di pelosok pandeglang tersebut.
Menjadi miris, karena kejadian seperti ini bukan pertama terjadi. Kejadian serupa telah beberapa kali terjadi di Pandeglang, namun kurang mendapat perhatian penyelesaian dari Pemerintah Kabupaten Pandeglang.
"Miris. Padahal, ini sudah masuk periode kedua kepemimpinan Bupati Pandeglang (Irna Narulita,-red). Seharusnya infrastruktur desa diperhatikan dan dibangun agar tidak terjadi seperti ini," ujar Ade saat dihubungi, Kamis (29/4/2021).
Baca juga: Ibu Hendak Melahirkan di Pandeglang Ditandu Pakai Bambu Sejauh 4 Km, Ratusan Kilometer Jalan Rusak
Ade menyampaikan terima kasih atas adanya laporan tentang adanya warga di Pandeglang yang ditandu sarung saat akan melahirkan karena jalan rusak ini.
Ia pun akan segera memanggil OPD yang berkaitan untuk meminta penjelasan dan segera untuk memerintahkan membangun jalan poros desa tersebut.
"Hari ini akan kita panggil juga, karena kebetulan ini menyangkut permasalahan masyarakat Pandeglang," tegasnya.
Baca juga: Ibu Hamil Ditandu Sarung Karena Jalan Rusak, Bupati Tunggu Covid-19 Hilang Infrastruktur Dibangun
Ketua Fraksi PKB ini pun berharap agar pembangunan jalan di periode kedua Bupati tidak hanya sebatas jargon semata, akan tetapi perlu langkah konkret untuk membuktikannya.
Apalagi dengan anggaran yang cukup besar setiap tahunnya, ia berharap ada perbaikan nasib bagi masyarakat yang ingin bersalin tanpa harus ditandu.
Sebelumnya diberitakan seorang warga bernama Lina Karlina di Kampung Lebak Jeruk, Desa Pasirlancar, Kecamatan Sindangresmi sempat viral lantaran harus berjuang terlebih dahulu untuk bisa melihat sang buah hati yang telah dikandung selama 9 bulan lamanya.
Anak yang diberikan nama Diana Rahmawati berjenis kelamin perempuan tersebut lahir dengan normal di Puskesmas Kecamatan Sindangresmi.
Baca juga: Curhat Ibu Hamil di Pandeglang Ditandu Sarung Saat akan Melahirkan: Cemas Tapi Tak Ada Pilihan
Berdasarkan pantauan Tribunbanten.com, jalan untuk mencapai akses puskesmas sendiri sangatlah sulit. Jalan setapak yang berada di desa tersebut dipenuhi dengan tanah liat dan bebatuan besar yang licin dan tidak dapat dilalui oleh kendaraan roda empat.
Lina yang pada saat itu sedang mengalami kontraksi dengan terpaksa harus ditandu dengan menggunakan kain sarung tiga lapis dan bambu menyusuri jalan setapak yang licin dan becek pada saat itu.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/banten/foto/bank/originals/ibu-hamil-ditandu-di-pandeglang.jpg)