Ramadan 2021

Lima Bus Berdatangan dari Jakarta ke Pelabuhan Merak, Penumpang: Lancar-lancar Saja

Total ada tiga bus ANS satu bus NPM dan satu bus MPM yang sedang menunggu masuk kapal.

Tayang:
Penulis: Khairul Maarif | Editor: Agung Yulianto Wibowo
TribunBanten.com/Khairul Maarif
Suasana dermaga eksekutif Pelabuhan Merak, Kota Cilegon, Sabtu (1/5/2021). 

Laporan Wartawan TribunBanten.com, Khairul Ma'arif

TRIBUNBANTEN.COM, CILEGON - Lima bus penumpang sedang menunggu masuk kapal di dermaga eksekutif Pelabuhan Merak, Sabtu (1/5/2021).

Bus penumpang tersebut semuanya jurusan Provinsi Sumatera Barat.

Ada bus ANS (Anas Nasional Sejahtera), NPM (Naikilah Perusahaan Minang), dan MPM (Mutia Putri Mulia).

Baca juga: Ini 9 Titik Penyekatan Pemudik di Cilegon-Merak, Jalan Tol Hingga Jalan Tikus Ikut Dijaga Ketat

Sopir bus ANS, Muhamad Zain, mengatakan bus yang disopirinya berangkat dari Kampung Rambutan, Jakarta, dengan tujuan akhir Padang.

"Tadi pagi berangkatnya. Totalnya di dalam bus ada 36 penumpang yang saya bawa," ujarnya kepada TribunBanten.com di dermaga eksekutif Pelabuhan Merak, Sabtu siang.

Total ada tiga bus ANS satu bus NPM dan satu bus MPM yang sedang menunggu masuk kapal.

Menurut Zain, perusahaan tempatnya bekerja saat ini memang masih beroperasi karena belum ada larangan mudik.

"Di ANS nanti tanggal 5 Mei berhenti beroperasi dahulu," ucapnya.

Baca juga: ASN Kota Serang Dilarang Mudik, Guru Hingga Kepala Sekolah Wajib Share Loc

Dia mengaku tidak ada lonjakan penumpang dari ANS.

Operasional bus yang berangkat juga relatif normalnya.

"Tidak ada lonjakan penumpang sih sama aja ini," ungkapnya.

Seorang penumpang bus ANS Ronal mengatakan sengaja pulang kampung dari sekarang untuk menghindar dari larangan mudik yang ditetapkan oleh pemerintah.

Pedagang pakaian di Pasar Tanah Abang ini bersama keluarganya bertujuan ke Kota Batu Sangkar.

"Sudah dua tahun saya sekeluarga tidak pulang, tahun kemarin juga pandemi udah tidak pulang, makanya tahun ini mau pulang dulu," ujar Ronal.

Ronal mengaku biasanya dirinya sekeluarga selalu pulang kampung setahun sekali.

Ilustrasi Penumpang Mudik dari Terminal Pakupatan Kota Serang
Ilustrasi Penumpang Mudik dari Terminal Pakupatan Kota Serang (TRIBUNBANTEN/DESIPURNAMA)

Ronal menambahkan selama perjalanan dari Jakarta lancar-lancar saja.

"Tidak ada penyekatan sama sekali tadi selama perjalanan," tambahnya.

Nantinya, Ronal akan menunggu waktu larangan mudik selesai baru kembali lagi ke tanah perantauan.

"Palingan sekitaran tanggal 20 Mei kan larangan mudik sampai tanggal 17 Mei," ucapnya.

Untuk perjalanan ini, Ronal bersama keluarganya diharuskan memiliki surat negatif rapid test atau genose19.

Sumber: Tribun Banten
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved