Mudik Lebaran 2021

Lebih 600 Pemudik Padati Pelabuhan Merak dalam 12 Jam, Rela Antre Tes GeNose C19

Namun, antrean para penumpang tersebut cenderung berdempetan atau tidak menjaga jarak sebagaimana protokol kesehatan pencegahan penularan virus Corona

Penulis: Khairul Maarif | Editor: Abdul Qodir
TribunBanten.com/Khairul Ma'arif
Calon penumpang pejalan kaki mengantre mengikuti tes GeNose C19 di depan loket dermaga reguler Pelabuhan Merak, Cilegon, Banten, Senin (3/5/2021).  

Laporan Wartawan TribunBanten.com, Khairul Ma'arif

TRIBUNBANTEN.COM, CILEGON - Ratusan penumpang pejalan kaki mulai memadati Pelabuhan Merak Cilegon Banten, menyusul makin dekatnya pemberlakuan larangan mudik 6-17 Mei 2021 untuk mencegah lonjakan kasus Covid-19

Pengelola pelabuhan pun menerapkan pemeriksaan Covid-19 dengan tes GeNose C19 terhadap setiap penumpang yang ingin melakukan penyeberangan di Pelabuhan Merak.

GeNose C19 adalah alat yang dibuat khusus oleh para ahli dari Universitas Gajah Mada (UGM) untuk mendeteksi infeksi virus Corona melalui embusan napas.

Calon penumpang pejalan kaki mengantre mengikuti tes GeNose C19 di depan loket dermaga reguler Pelabuhan Merak, Cilegon, Banten, Senin (3/5/2021). 
Calon penumpang pejalan kaki mengantre mengikuti tes GeNose C19 di depan loket dermaga reguler Pelabuhan Merak, Cilegon, Banten, Senin (3/5/2021).  (TribunBanten.com/Khairul Ma'arif)

Pantauan TribunBanten.com pada Senin (3/5/2021), antrean panjang para calon penumpang pejalan kaki terjadi di depan loket pemeriksaan GeNose C19 di Dermaga Reguler Pelabuhan Merak.

Namun, antrean para penumpang tersebut cenderung berdempetan atau tidak menjaga jarak sebagaimana protokol kesehatan pencegahan penularan virus Corona. 

Petugas administrasi tes GeNose19 dermaga reguler Pelabuhan Merak, Nisrina Novitaria mengatakan pemberlakuan tes ini telahdilakukan sejak 26 April 2021, sebagaimana arahan Kementerian Perhubungan.

Baca juga: Menjelang Sahur, Pemudik Mobil dan Motor Berdatangan ke Pelabuhan Merak Kota Cilegon

Tes GeNose C19 dilakukan untuk mengantisipasi lonjakan pemudik sebelum pemberlakuan larangan mudik 6-17 Mei 2021.

Calon penumpang pejalan kaki mengantre mengikuti tes GeNose C19 di depan loket dermaga reguler Pelabuhan Merak, Cilegon, Banten, Senin (3/5/2021). 
Calon penumpang pejalan kaki mengantre mengikuti tes GeNose C19 di depan loket dermaga reguler Pelabuhan Merak, Cilegon, Banten, Senin (3/5/2021).  (TribunBanten.com/Khairul Ma'arif)

Calon penumpang yang menjalani tes GeNose C19 di Pelabuhan Merak ini dikenakan biaya Rp 40 ribu per orang.

"Dan Kemenhub juga mewajibkan tes ini untuk para pemudik yang akan menyebrang," ujar Nisrina kepada TribunBanten.com di lokasi. 

Ia mengatakan, ada petugas tes GeNose19 yang siap melayani calon penumpang di dermaga reguler Pelabuhan selama 24 jam. "Ada dua shift, shift pagi sampai sore dan shift malam sampai pagi," tuturnya.

Baca juga: Pemudik Penuhi Pelabuhan Merak Hingga Menjelang Sahur Hari Minggu Ini, Berkerumun Antre Tes GeNose

Nisrina mengungkapkan jumlah calon penumpang yang mengikuti tes GeNose19 terbilang banyak. 

"Ga tentu sih jumlahnya. Ini saja shift pagi sudah 600 orang lebih," ungkapnya.

Menurutnya, jika hasil tes GeNose19 adalah positif Covid-19, maka calon penumpang tersebut akan dilakukan rapid tes antigen.

Rapid test antigen untuk virus Corona dilakukan dengan mengambil sampel lendir dari hidung atau tenggorokan melalui proses swab. 

"Jika antigennya negatif baru boleh naik kapal, beberapa kali pernah ada yang positif tetapi antigennya negatif jadi diperbolehkan," tandasnya.

Sumber: Tribun Banten
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved