TMMD ke-128 Resmi Digelar di Cilegon: Bangun Jalan, Rutilahu hingga Sumur Bor untuk Warga Pulomerak
Program TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) ke-128 tahun 2026 resmi dimulai di Kota Cilegon dan akan berlangsung hingga 21 Mei 2026.
TRIBUNBANTEN.COM - Program TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) ke-128 tahun 2026 resmi dimulai di Kota Cilegon dan akan berlangsung hingga 21 Mei 2026. Upacara pembukaan dipusatkan di Lapangan Indah Kiat dan dihadiri unsur Forkopimda, TNI, serta Pemerintah Kota Cilegon, Rabu (22/4/2026).
Komandan Korem 064/Maulana Yusuf, Brigjen TNI Daru Cahyadi Soeprapto menegaskan bahwa TMMD merupakan bentuk nyata bakti TNI yang rutin dilaksanakan setiap tahun untuk mendukung pembangunan daerah.
Menurutnya, pada triwulan kedua tahun ini, pelaksanaan TMMD di wilayah Banten dipusatkan di Kota Cilegon tepatnya di Kecamatan Pulomerak, setelah sebelumnya digelar di Kabupaten Serang.
Ia menjelaskan, TMMD tidak hanya menjadi tanggung jawab TNI, melainkan program kolaboratif yang melibatkan berbagai pihak, termasuk pemerintah daerah dan masyarakat.
“TMMD adalah suatu bentuk bakti TNI untuk mewujudkan pembangunan kesejahteraan masyarakat. Tentunya ini adalah bagian yang harus diamankan bersama, bukan hanya TNI. Ini sudah diprogramkan oleh wali kota, dan ini sudah disuport beliau, sehingga sasaran-sasaran nanti yang akan dilakukan adalah sasaran fisik dan non fisik,” ujarnya.
Baca juga: Jadwal Pencairan Gaji ke-13 ASN/Polri-TNI Tahun 2026, Cek Besarannya
Dalam program ini, pembangunan fisik menjadi fokus utama, seperti pembukaan dan pemadatan jalan, pembangunan saluran air, hingga perbaikan rumah tidak layak huni.
Selain itu, juga dilakukan pembangunan sumur bor, fasilitas MCK, serta revitalisasi sarana pendidikan dan ibadah.
Tak hanya itu, kegiatan nonfisik juga menjadi perhatian, seperti penyuluhan kesehatan, edukasi stunting, hingga sosialisasi program pemerintah.
Daru menambahkan, pembangunan infrastruktur diharapkan mampu memperlancar akses transportasi masyarakat. Dengan akses yang lebih baik, aktivitas ekonomi warga diyakini akan meningkat dan berdampak pada kesejahteraan.
Sementara itu, Wali Kota Cilegon, Robinsar menyampaikan apresiasi kepada TNI atas pelaksanaan TMMD di wilayahnya. Ia menilai program ini menjadi langkah nyata sinergi antara TNI dan pemerintah dalam melayani masyarakat.
“Kami siap mendukung, mensuport, dan berkolaborasi, baik dengan pemerintah maupun pihak swasta. Harapannya semoga program ini bisa memberikan manfaat bagi masyarakat,” katanya.
Di sisi lain, Komandan Kodim 0623/Cilegon, Letkol Inf Imam Buchori mengungkapkan bahwa TMMD ke-128 menyasar berbagai pembangunan terintegrasi di Lingkungan Langon, Kelurahan Mekarsari.
Di antaranya pembukaan jalan sepanjang 2,8 kilometer, pemadatan jalan 1,8 kilometer, serta pembangunan saluran air sepanjang 80 meter. Selain itu, dilakukan perbaikan 10 unit rumah tidak layak huni, pembangunan pipanisasi, fasilitas MCK, hingga sumur bor.
Untuk kegiatan nonfisik, TMMD menghadirkan layanan seperti operasi katarak, pendataan akta kelahiran, penyuluhan kesehatan, hingga edukasi wawasan kebangsaan dan ketahanan pangan.
Imam menegaskan, program ini melibatkan kolaborasi lintas sektor, mulai dari TNI, pemerintah daerah, kepolisian, hingga masyarakat.
| Wisata Kuliner di Cilegon-Serang: Cobain Nikmatnya Steak Lokal Ala Resto Forjoy Hotel Forbis |
|
|---|
| Perebutan Jabatan Ketua PCNU Cilegon, Forum Santri Aswaja Tolak Kepemimpinan Erik Rebiin |
|
|---|
| Musrenbang RKPD 2027 Cilegon: Robinsar Tekankan Aspirasi dan Hasilkan Program Nyata untuk Masyarakat |
|
|---|
| 7 SMA Negeri dan Swasta Terbaik dan Berprestasi di Cilegon 2026 Versi SIMT Kemendikdasmen |
|
|---|
| PAN Cilegon Gaet Gen Z dan Milenial, Targetkan Kader Anti Gaptek dan Wajib Aktif Medsos |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/banten/foto/bank/originals/tmmd-128-c.jpg)