Breaking News:

Tingkat Hunian Hotel di Banten Naik 41,30 % dalam Sebulan, BPS: Tanda Ekonomi Berangsur Pulih

Untuk TPK dengan jumlah tertinggi diduduki oleh hotel bintang 2  sebesar 49,02 persen dan terendah adalah hotel bintang 1 sebesar 6,99 persen.

agoda.com
Ilustrasi hotel - Fame Hotel Gading Serpong, Kabupaten Tangerang 

Laporan Wartawan TribunBanten.com, Amanda Putri Kirana

BTIBUNBANTEN.COM, SERANG - Badan Pusat Statistik (BPS) Provinsi Banten mencatat Tingkat Hunia Kamar (TPK) atau okupansi hotel berbintang di Banten pada Maret 2021 41,30 atau naik 2,11 poin dibanding bulan sebelumnya, yakni 39,19 persen.

Peningkatan TPK disebabkan oleh penghunian kamar yang naik pada hampir seluruh kelas hotel bintang di Banten, kecuali hotel bintang tiga yang justru mengalami penurunan sebesar 1,97 poin.

“Hal ini menandakan bahwa ekonomi di Banten relatif sudah berangsur pulih,” ujar Kepala BPS Banten Adhi Wirlana dalam konferensi pers dalam channel YouTube Berita Resmi Statistik BPS, Senin (3/5/2021).

Grafis Tingkat Huniar Kamar (THK) hotel berbintang di Banten per Maret 2021
Grafis Tingkat Huniar Kamar (THK) hotel berbintang di Banten per Maret 2021 (Tangkap layar Youtube BPS Provinsi Banten)

Untuk TPK dengan jumlah tertinggi diduduki oleh hotel bintang 2  sebesar 49,02 persen dan terendah adalah hotel bintang 1 sebesar 6,99 persen.

Sedangkan, untuk kenaikan okupansi paling besar terjadi pada hotel bintang 4 yakni 3,71 poin menjadi 41,90 persen dibandingkan bulan sebelumnya yang hanya mencapai 38,19 persen.

Sementara, jika dibandingkan bulan yang sama tahun lalu atau Maret 2020 (year over year), naik 10,18 poin atau sebesar 31,12 persen.

Baca juga: BPS: Tingkat Hunian Hotel di Banten Naik 39,19 Persen, Bintang 4 Paling Diminati

Meningkatnya TPK tahunan ini disebabkan oleh penghunian kamar yang naik pada hampir seluruh kelas hotel bintang di Banten.

Terlebih kini pemerintah pusat telah berkomitmen untuk menggeser kegiatan Meeting, Incentive, Convention, and Exibition (MICE) ke daerah-daerah di Banten, khusunya Tangerang raya.

Untuk Rata-rata Lama Menginap Tamu (RLMT) gabungan pada Maret 2021 yakni 1,37 hari, mengalami penurunan 0,7 poin dibandingkan Februari 2021 sebesar 1,44 hari.

Dilihat dari asal tamu hotel, penurunan ini disebabkan oleh turunnya RLMT Asing sebesar 0,19 poin dan RLMT Indonesia sebesar 0,07 poin.

RLMT tamu asing yang menginap di hotel bintang masih lebih tinggi daripada tamu lokal seperti bulan sebelumnya, yakni 1,70 hari dan tamu lokal 1,36 hari.

Baca juga: Inflasi di Banten Naik Hingga 0,17 Persen pada April 2021, Ini Penyebabnya

Dibandingkan dengan bulan yang sama tahun lalu, RLMT gabungan juga turun 0,03 poin, dari sebelumnya mencapai 1,40 hari. 

Penurunan RLMT gabungan ini utamanya berasal dari turunnya RLMT gabungan pada hotel bintang satu dan hotel bintang tiga masing-masing sebesar 0,21 poin dan 0,20 poin.

Penulis: Amanda Putri Kirana
Editor: Abdul Qodir
Sumber: Tribun Banten
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved