Lupa Matikan Wifi, Warga Kecamatan Pontang Tersambar Petir Hingga Kejang-kejang dan Pingsan
Satu sambaran petir mengenai kabel jaringan dan mengenai boks Wifi disusul suara ledakan dan mengenai korban yang berada di dekat boks tersebut.
Penulis: desi purnamasari | Editor: Abdul Qodir
Laporan Wartawan TribunBanten.com, Desi Purnamasari
TRIBUNBANTEN.COM, KABUPATEN SERANG - Rafiudin (25), warga Kampung Keleben RT 04/02, Desa Kelapian, Kecamatan Pontang, Kabupaten Serang, kini terbaring lemas di rumahnya setelah tersambar petir pada Senin (10/5/2021) dini hari.
Korban selamat dan hanya mengalami luka ringan.
Diketahui korban lupa mematikan jaringan Wifi pada saat hujan deras disertai gemuruh petir.
Kapolsek Pontang AKP Bapi Sartiman membenarkan adanya korban tersambar petir di Desa Kelapian.
"Peristiwa itu terjadi sekitar pukul 01.30 WIB, saat itu sedang terjadi hujan lebat disertai petir," ujarnya saat dihubungi.
Baca juga: Tewas Tersambar Petir saat Ikut Pertandingan Sepakbola, Tubuh Remaja 15 Tahun Sempat Terpental
Ia menuturkan, sebelum kejadian, korban sedang berada di dalam dan berniat menutup warung. Namun, dia belum sempat mematikan jaringan internet.
Sementara, di luar rumahnya sedang turun hujan deras disertai gemuruh petir.
"Ketika sedang di dalam warung jaringan wifi masih dalam kondisi aktif," ujarnya.
Satu sambaran petir mengenai kabel jaringan dan mengenai boks Wifi disusul suara ledakan dan mengenai korban yang berada di dekat boks tersebut.
"Kabel yang hancur terkena petir yang berada di dekat boks wifi kemudian mengenai punggung korban,” ujarnya.
Baca juga: Lampu Merah JLS Cilegon Mati Tersambar Petir, Manusia Silver Beraksi jadi Polantas
Bapi mengatakan pasca kejadian tersebut korban langsung kejang-kejang dan tidak sadarkan diri.
"Akibat kejadian tersebut korban mengalami beberapa luka gores pada bagian punggung, rasa sakit pada bagian kepala dan gendang telinga,” tambahnya.
Korban bisa dibawa pulang ke rumahnya sempat mendapat perawatan di Puskesmas Pontang. Dan saat ini kondisi korban masih terbaring lemas.