Lampu Merah JLS Cilegon Mati Tersambar Petir, Manusia Silver Beraksi jadi "Polantas"

Ketiga manusia silver tersebut yakni Bobi, Apriyadi, dan Iis hanya bermodal gerakan tangan dan teriakan saat mengatur arus mobil maupun sepeda motor

Penulis: Khairul Maarif | Editor: Abdul Qodir
TribunBanten.com/Khairul Ma'arif
Manusia silver mengatur lalu lintas kendaraan di persimpangan lampu merah Jalan Lingkar Selatan (JLS) Kota Cilegon, Sabtu (3/4/2021). Lampu merah di persimpangan jalan tersebut mati setelah tersambar petir pada Jumat malam. 

Laporan Wartawan TribunBanten.com, Khairul Ma'arif

TRIBUNBANTEN.COM, CILEGON - Lampu merah di persimpangan Jalan Lingkar Selatan (JLS) Kota Cilegon tidak berfungsi sejak Jumat (2/4/2021) malam.

Tak ada polisi lalu lintas yang mengatur kendaraan di persimpangan yang cukup ramai kendaraan tersebut.

Pantauan TribunBanten.com pada Sabtu (3/4/2021) siang, yang tampak hanya tiga manusia silver yang beraksi mengatur lalu laintas di tengah persimpangan lampu merah itu.  

Selain itu, tak tampak petugas Dinas Perhubungan (Dishub) melakukan perbaikan terhadap lampu merah yang mati.

Manusia silver mengatur lalu lintas kendaraan di persimpangan lampu merah Jalan Lingkar Selatan (JLS) Kota Cilegon, Sabtu (3/4/2021). Lampu merah di persimpangan jalan tersebut mati setelah tersambar petir pada Jumat malam.
Manusia silver mengatur lalu lintas kendaraan di persimpangan lampu merah Jalan Lingkar Selatan (JLS) Kota Cilegon, Sabtu (3/4/2021). Lampu merah di persimpangan jalan tersebut mati setelah tersambar petir pada Jumat malam. (TribunBanten.com/Khairul Ma'arif)

Ketiga manusia silver tersebut yakni Bobi, Apriyadi, dan Iis hanya bermodal gerakan tangan dan teriakan saat mengatur arus mobil maupun sepeda motor yang lebih dulu melintas di persimpangan lampu merah itu.  

Padahal, arus kendaraan dari tiga arah di persimpangan lampu merah tersebut terbilang padat.

Baca juga: Tewas Tersambar Petir saat Ikut Pertandingan Sepakbola, Tubuh Remaja 15 Tahun Sempat Terpental

Baca juga: Kisah Kakek Edi Rosadi, Tak Gentar Atur Lalu Lintas di Keramaian Kota Meski Tertabrak Berkali-kali

Baca juga: Cerita Manusia Silver di Serang, Bentol-bentol Hingga Dua Kali Ditangkap Satpol PP

Baca juga: Remaja Manusia Silver Jadi Pelaku Mutilasi, Diduga Kesal Dipaksa Korban untuk Berhubungan

Apriyadi menuturkan lampu merah di persimpangan JLS ini sudah mati sejak Jumat malam.

"Sekitaran pukul 20.00 mati lampu merahnya karena tersambar petir," kata Apriyadi di lokasi.

Menurutnya, dari pertama mati belum ada petugas dari pihak terkait yang memperbaiki lampu merah ini.

"Kalau dari tadi ada saja petugas dari polisi dan dishub yang lewat, tapi yah lewat saja," ungkapnya.

Apriyadi dan kedua temannya sudah mengatur lalu lintas dari pukul 10.00 WIB.

Baca juga: Pelanggaran Hari Pertama ETLE di Banten, Mulai Marka Jalan Sampai Berkendara Sambil Teleponan

Baca juga: Tilang Elektronik di Banten Mulai Berlaku 1 April, Ini 3 Titik Penerapan dan Jenis Pelanggarannya

Mereka mengaku aksi ini untuk membantu melancarkan arus kendaraan yang terbilang padat di persimpangan ini.

"Daripada enggak ada yang mengatur, malah amburadul. Jadi, kami saja yang ngatur," katanya.

Manusia silver mengatur lalu lintas kendaraan di persimpangan lampu merah Jalan Lingkar Selatan (JLS) Kota Cilegon, Sabtu (3/4/2021). Lampu merah di persimpangan jalan tersebut mati setelah tersambar petir pada Jumat malam.
Manusia silver mengatur lalu lintas kendaraan di persimpangan lampu merah Jalan Lingkar Selatan (JLS) Kota Cilegon, Sabtu (3/4/2021). Lampu merah di persimpangan jalan tersebut mati setelah tersambar petir pada Jumat malam. (TribunBanten.com/Khairul Ma'arif)

Apriyadi menyebut tidak ada kecelakaan maupun penumpukan kendaraan sejak mereka mengatur lalu lintas di lokasi.

Baca juga: Jalan Berlubang Perempatan Lampu Merah Sumur Buang Lebak, Pengendara: Pokoknya Harus Hati-hati

Baca juga: Warga Serang Mulai Diterapkan Marka Jaga Jarak di Lampu Merah

Halaman
12
Sumber: Tribun Banten
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved