Breaking News:

PLN Pastikan Pasokan Listrik Jelang Idul Fitri Aman, Ada 31 Ribu Petugas Siaga 24 jam

Dengan demikian, tersedia cadangan daya sebesar 9 ribu MW pada saat puncak beban malam Idul Fitri.

Penulis: Abdul Qodir | Editor: Abdul Qodir
PT PLN (persero)
Petugas PLN 

TRIBUNBANTEN.COM - Direktur Bisnis Regional Jawa, Madura dan Bali PLN, Haryanto WS menyatakan pasokan listrik secara keseluruhan aman jelang hari raya Idul Fitri 1442 Hijriah/2021 M. PT PLN (Persero) pun menyiagakan 31 ribu personil kelistrikan selama 24 jam, termasuk Tim Pekerjaan Dalam Keadaan Bertegangan (PDKB).

Hal tersebut disampaikan langsung ujar Haryanto didampingi Direktur Bisnis Regional Sumatera dan Kalimantan PLN, Wiluyo Kusdwiharto dan Direktur Bisnis Regional Sulawesi, Maluku, Papua dan Nusa Tenggara, Syamsul Huda secara virtual, sebagaimana keterangan resmi yang diterima TribunBanten.com, Selasa (10/5/2021). 

Haryanto mengatakan sebanyak 31 ribu petugas yang bersiaga tersebar di 2.327 posko di seluruh Indonesia. 

“Meskipun di tengah pandemi Covid-19, kami komitmen terus siaga menjaga pasokan listrik, khususnya untuk libur Idul Fitri 1442 H. Kami ingin perayaan Idul Fitri di rumah masing-masing tetap terasa bermakna,” ujar Haryanto.  

Haryanto menjealskan, saat ini sistem kelistrikan Jawa, Madura dan Bali, memiliki daya pasok 29 ribu Megawatt (MW), dengan prediksi beban puncak pada malam jelang Idul Fitri sebesar 20 ribu MW.

Dengan demikian, tersedia cadangan daya sebesar 9 ribu MW pada saat puncak beban malam Idul Fitri. 

Baca juga: PLN UID Banten Siaga Pasokan Listrik Idul Fitri 1442 Hijriah, Aduan dan Keluhan Bisa via PLN Mobile

Selain itu, untuk sistem Sumatera Bagian Utara (SBU) memiliki daya mampu mencapai 2.695 MW dengan beban puncak sebesar 2.184 MW. Sistem Sumatera Bagian Selatan Tengah (SBST) memiliki daya mampu 4.036 MW dengan beban puncak 3.570 MW. 

Untuk kelistrikan Kalimantan, sistem interkoneksi (Kalimantan Selatan, Kalimantan Tengah, Kalimantan Timur dan Kalimantan Utara) memiliki daya mampu mencapai 2.025 MW dengan beban puncak sebesar 1.134 MW. Sementara sistem khatulistiwa (Kalimantan Barat) memiliki daya mampu mencapai 475 MW dengan beban puncak sebesar 343 MW. 

Sistem kelistrikan Sulawesi Bagian Selatan memiliki daya mampu mencapai 1.805 MW dengan beban puncak sebesar 1.195 MW. Sistem kelistrikan Sulawesi Utara dan Gorontalo memiliki daya mampu mencapai 584 MW dengan beban puncak sebesar 368 MW. 

Kelistrikan Maluku dan Maluku Utara memiliki daya mampu mencapai 339 MW dengan beban puncak sebesar 204 MW. Kelistrikan Papua dan Papua Barat memiliki daya mampu mencapai 628 MW dengan beban puncak sebesar 334 MW. Kelistrikan NTB memiliki daya mampu mencapai 460 MW dengan beban puncak sebesar 345 MW. Kelistrikan NTT memiliki daya mampu mencapai 332 MW dengan beban puncak sebesar 209 MW. 

Baca juga: Terbaru, Kini Pelanggan Bisa Cek Estimasi Tagihan Listrik di PLN Mobile, Begini Caranya

Halaman
12
Sumber: Tribun Banten
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved