Tempat Wisata Ditutup

Bupati Pandeglang Salahkan Pemerintah dan Gubernur Atas Kerumunan di Tempat Wisata

Irna mengaku dirinya sempat memohon kepada pemerintah pusat agar tempat wisata ditutup pada musim libur Lebaran agar tidak menimbulkan kerumunan massa

Penulis: Marteen Ronaldo Pakpahan | Editor: Abdul Qodir
TribunBanten.com/Marteen Ronaldo
Setelah adanya aksi demo pedagang dan masyarakat, lokasi pemandian Cikoromoy di Kecamatan Cimanuk, Kabupaten Pandeglang, Minggu (16/5/2021), dibuka. 

Laporan wartawan Tribunbanten.com, Marteen Ronaldo Pakpahan

TRIBUNBANTEN.COM, PANDEGLANG - Bupati Pandeglang Irna Narulita menolak disalahkan atas lonjakan dan kerumunan pengunjung di beberapa tempat wisata di wilayahnya pada tiga hari masa libur Lebaran.

Menurut Irna, justru pemerintah pusat dan Gubernur Banten Wahidin Halim yang harus bertanggung jawab karena sebagai pihak yang mengizinkan dibukanya tempat wisata pada saat masih pandemi Covid-19.

"Sebenarnya saya kan dari awal tidak setuju, akan tetapi pemerintah pusat dan Gubernur tetap mengizinkan destinasi wisata tetap dibuka pada saat libur Lebaran tahun ini," ujar Irna di Pendopo Bupati Pandeglang, Senin (17/5/2021).

Irna mengaku dirinya sempat memohon kepada pemerintah pusat agar tempat wisata ditutup pada musim libur Lebaran agar tidak menimbulkan kerumunan massa.

Baca juga: Pengunjung Pemandian Cikoromoy Membludak, Kendaraan Macet 2 Jam di Depan Pintu Masuk

Bupati Pandeglang Irna Narulita di Pendopo Bupati Pandeglang, Senin (17/5/2021).
Bupati Pandeglang Irna Narulita di Pendopo Bupati Pandeglang, Senin (17/5/2021). (TribunBanten.com/Marteen Ronaldo Pakpahan)

Ia menyampaikan hal itu saat tim dari Satgas Covid-19 pusat berkunjung ke Pandeglang sebelum hari Lebaran.

Hal itu dilakukannya mengingat kasus pihaknya kesulitan mengatur pada saat larangan silaturahmi Lebaran tahun lalu.

"Kemarin itu tidak mungkin kami menutup kebijakan sendiri. (Sebab) Gubernur mengatakan yang kuning saja yang dibuka, itu saya sudah deg-degan, karena bisa jadi nanti setelah ini akan ada 1000 orang yang terpapar," ujarnya.

Irna mengatakan, kekhawatirannya benar terjadi karena banyak warga dari dalam dan luar Banten berbondong-bondong berwisata ke beberapa tempat wisata di Pandeglang.

Baca juga: Bupati Tangerang Marah Lihat Ribuan Wisatawan Padati Pantai Tanjung Pasir, Tempat Wisata Ditutup

Namun, sebagian masyarakat tidak peduli karena pada saat yagn sama masih pandemi Covid-19.

Padahal, hingga saat ini Kabupaten Pandeglang berada di zona kuning dengan tingkat risiko rendah penyebaran Covid-19.

"Nanti giliran puskesmas dan rumah sakit penuh lagi, saya lagi yang kena. Padahal, kita selalu mengingatkan kepada mereka," keluhnya.

DIberitakan, kebijakan pemerintah pusat dan daerah membuka tempat wisata pada musim libur Lebaran 2021 bersamaan masih terjadinya pandemi Covid-19 menimbulkan membludaknya pengunjung dan kerumunan di sejumlah objek wisata di Tanah Air, termasuk di Banten.

Baca juga: BREAKING NEWS: Gubernur Banten Tutup Seluruh Destinasi Wisata Mulai Besok, Ini Penyebabnya

Kerumunan pengunjung di antaranya terjadi di beberapa wisata pantai di Banten dan di Pemandian Cikoromoy, Pandeglang.

Dan baru pada H+3 hari Lebaran, akhirnya Gubernur Banten Wahidin Halim memutuskan menutup seluruh tempat wisata di Banten ditutup.

Artikel lain tempat wisata ditutup di TribunBanten.com

Sumber: Tribun Banten
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved