Breaking News:

17 Warga Suku Baduy Luar Melakukan Saba Ke Banten Lama dan Museum

Belasan warga Baduy Luar tampak mengikuti perotokol kesehatan Covid-19 seperti mengenakan masker dan mencuci tangan sebelum masuk ke dalam Gedung

TribunBanten.com/Desi Purnamasari
Sebanyak 17 warga Suku Baduy Luar melakukan Saba Baduy ke dengan mengunjungi Museum Situs Kepurbakalaan Banten Lama di Desa Banten, Kecamatan Kasemen, Kota Serang, Banten, Sabtu (22/5/2021). 

Laporan Wartawan TribunBanten.com, Desi Purnamasari

TRIBUNBANTEN.COM, SERANG - Sebanyak 17 orang warga Suku Baduy Luar melakukan saba Baduy dengan mengunjungi Gedung Negara Provinsi Banten dan Museum Situs Kepurbakalaan Banten Lama di Kota Serang, Sabtu (22/5/2021).

Kedatangan belasan warga Suku Baduy Luar di Gedung Negara Provinsi Banten di Jalan Veteran, Kota Serang, Banten, disambut langsung pihak Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Provinsi Banten dan Polres Serang Kota.

Belasan warga Baduy Luar tampak mengikuti perotokol kesehatan Covid-19 seperti mengenakan masker dan mencuci tangan sebelum masuk ke dalam Gedung Negara Provinsi Banten.

Mereka warga suku Baduy Luar itu tampak mengenakan pakaian berwarna hitam dan ikat kepala biru bercorak batik khas Baduy.

Baca juga: Tradisi Ratusan Tahun Seba Baduy Kali Ini Digelar Sederhana, Berikut Parade Fotonya

Mereka datang dengan menumpangi kendaraan setelah ikut melaksanakan tradisi Seba Baduy bersama tujuh warga Baduy Dalam di Aula PKK Kabupaten Lebak, Rangkasbitung, Kabupaten Lebak pada Jumat kemarin.

Sementara, tujuh warga Baduy Dalam lainnya masih dalam perjalanan dengan berjalan kaki menuju Kota Serang.

Setelah melakukan saba ke Gedung Negara Provinsi Banten, belasan warga Baduy Luar melanjutkan perjalanan saba dengan mobil ke Museum Situs Kepurbakalaan Banten Lama.

Warga Baduy Luar itu berkeliling dan melihat sejumlah koleksi museum.

Mereka memegang senjata meriam secara bergantian sembari mengukurnya. Meriam itu menjadi benteng pertahanan pada masa Kesultanan Banten.

Pencinta Suku Baduy, Rohaendi mengatakan, kegiatan ini disebut sebagai Saba Gede yang biasa dilakukan oleh warga Suku Baduy.

Baca juga: Seba Baduy, 7 Warga Baduy Dalam Jalan Kaki Tanpa Alas dari Lebak ke Kota Serang Berbekal Ini

"Saba Gede ini merupakan silaturahmi dengan membawa hasil bumi," ujarnya.

Dan iapun menjelaskan, Saba Gede ini tidak hanya membawa hasil bumi, tapi juga perkakas rumah tangga. "Ini bertujuan untuk menyabakan kaum perempuan yang mereka sebut dengan ambu," katanya.

Ia menambahkan, kunjungan terhadap Gedung Negara Provinsi Banten dan museum ini dilakukan karena kedua tempat itu mempunyai kaitan erat dengan masyarakat Baduy.

Artikel lain terkait Seba Baduy di TribunBanten.com

Penulis: desi purnamasari
Editor: Abdul Qodir
Sumber: Tribun Banten
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved