News
Dua WNA Inggris yang Kabur dari Karantina Sebut Tak Percaya Covid-19 dan Terancam Dideportasi
Dua WNA asal Inggris yang berinisial ODE (39) dan MM (32) diketahui kabur saat diantar ke tempat karantina di Jakarta Barat.
TRIBUNBANTEN.COM - Dua WNA asal Inggris yang berinisial ODE (39) dan MM (32) diketahui kabur saat diantar ke tempat karantina di Jakarta Barat.
Kini keduanya terancam dideportasi dan ditangkal oleh pihak Imigrasi.
Melansir Tribun Jakarta, mereka saat itu menumpang taksi dari Bandara Soekarno-Hatta menuju hotel.
Namun demikian, mereka kabur saat izin hendak ke toilet.
Selama kabur, dua WN Inggris itu berpindah penginapan di Bogor, Jawa Barat.
ODE dan MM berhasil diamankan Tim Garuda Satreskrim Polresta Bandara Soetta di kawasan Bogor pada Rabu (19/5).
"Dua WNA itu akan tindak lanjuti dengan langkah hukum untuk pendeportasian dan diajukan sesuai dengan UU No 6/2011 Pasal 25," terang Kepala Kantor Imigrasi Kelas 1 Khusus TPI Bandara Soetta, Romi Yudianto.
Tak cuma dideportasi, ODE dan MM terancam dilakukan penangkalan oleh pihak Imigrasi.
Baca juga: 2 WNA Inggris Kabur saat Menuju Karantina Covid-19, Beralasan Sakit Perut Malah Sembunyi di Puncak
"Deportasi rencananya secepatnya," imbuh Romi.
Saat ini ODE dan MM masih menunggu proses deportasi. Keduanya ditempatkan di ruang detensi Imigrasi.
Baca juga: Tiga WNA Diamankan dalam Aksi Bela Palestina di Kedubes AS, Siapa Mereka?
Klaim Kerja di Netflix
Kapolres Bandara Soekarno-Hatta (Soetta) Kombes Pol Adi Ferdian Saputra mengatakan ODE dan MM bertujuan hendak ke Bali.
Keduanya membawa visa kunjungan dengan pihak penjamin adalah komunitas Bali Photographer Professional.
"Mereka WNA dari Inggris dan dia berdasarkan data imigrasi bahwa yang bersangkutan memiliki visa akan melakukan pekerjaan atau profesi terkait fotografi sehingga dapat masuk ke Indonesia sehubungan dengan visa tersebut. Tujuannya ke Bali," terang Adi.
Baca juga: Kapolri Tegaskan WNA yang Masuk Melalui Bandara Soetta Harus Jalani Karantina Ketat
Adi menuturkan, dua bule Inggris mengaku aktif di media sosial. Kegiatan mereka berkaitan bidang fotografi.
