Breaking News:

Karyawan Giant Serang Sedih Hingga Nyanyikan Lagu Perpisahan Endank Soekamti

Sambil mengangkat kedua tangannya, seorang karyawan Giant terus menyanyi dan menghampiri rekan sesama karyawan Giant yang senasib dengannya.

Penulis: desi purnamasari | Editor: Abdul Qodir
TribunBanten.com/Desi Purnamasari
Suasana hypermarket Giant Ekstra Serang, di Jalan Raya Serang-Pandeglang, Cipare, Kecamatan Serang, Kota Serang, Banten, Rabu (26/5/2021). Rencananya, seluruh gerai Giant di Indonesia akan ditutup pada Juli 2021. 

Laporan Wartawan TribunBanten.com, Desi Purnamasari

TRIBUNBANTEN.COM, SERANG - PT Hero Supermarket Tbk ( HERO) memutuskan akan menutup semua gerai Giant yang ada di Indonesia mulai akhir Juli 2021 dan mengubahnya menjadi IKEA, Guardian dan Hero Supermarket.

Langkah ini diambil untuk merespons turunnya popularitas format hypermarket dalam beberapa tahun terakhir di Indonesia dan global. Selain itu, strategi bisnis ini diambil dalam rangka bentuk adaptasi Hero Group terhadap dinamika pasar dan tren pelanggan yang terus berubah.

Keputusan tersebut sontak membuat para karyawan hypermarket Giant kaget dan cemas akan nasib mereka, seperti dialami beberapa karyawan Giant Ekstra Serang, di Jalan Raya Serang-Pandeglang, Cipare, Kecamatan Serang, Kota Serang, Banten.

Pantauan TribunBanten.com pada Rabu (26/5/2021), sejumlah karyawan Giant Ekstra Serang menyanyikan lagu "Sampai Jumpa" yang dipopulerkan band rock Endank Soekamti.

Sambil mengangkat kedua tangannya, seorang karyawan Giant terus menyanyi dan menghampiri rekan sesama karyawan Giant yang senasib dengannya.

Sementara itu, sejumlah pelanggan masih tetap berbelanja di hypermarket tersebut.

Baca juga: Giant Akan Tutup, Viral Video Para Karyawan Menangis Sedih, Bagaimana Pesangon Mereka?

Wawan, salah seorang karyawan Giant Ekstra Serang, menceritakan dirinya telah bekerja di hypermarket tersebut selama dua tahun.

Keputusan penutupan seluruh gerai hypemarket Giant di seluruh Indonesia mengejutkan dirinya dan rekan kerjanya.

Sebab, penutupan hypermarket ini akan berdampak pada nasib karyawan Giant, termasuk PHK)'>pemutusan hubungan kerja ( PHK).

"Ya pas denger infonya sih sempet kaget dan sedih. Tapi, ya sudah lah mau bagaimana lagi," ucap Wawan.

Meski coba menguatkan diri, Wawan mengakui masih bingung akan bekerja apa jika dirinya nanti terkena PHK

Ia pun mengaku akan berusaha mencari pekerjaan baru meski hal itu tidak mudah mengingat saat ini masih pandemi Covid-19 yang telah berdampak pada minimnya lapangan kerja.

Baca juga: Tutup Serentak pada 31 Juli 2021, 5 Gerai Giant Diubah Jadi IKEA dan Akan Bangun 100 Guardian

"Cari pekerjaan sekarang susah, dan hanya di Giant ini yang karyawannya tidak ada sistem kontrak, jadi sistemnya karyawan tetap," ujarnya.

Halaman
12
Sumber: Tribun Banten
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved