Tempat Wisata Gunung Pinang Kembali Dibuka, Ramai Dikunjungi Wisatawan
Destinasi wisata Gunung Pinang yang terletak di kawasan Kecamatan Kramatwatu, Kabupaten Serang, Banten yang sempat ditutup kini sudah dibuka kembali.
Penulis: Ahmad Tajudin | Editor: Yudhi Maulana A
Laporan Wartawan TribunBanten.com, Ahmad Tajudin
TRIBUNBANTEN.COM, SERANG - Destinasi wisata Gunung Pinang yang terletak di kawasan Kecamatan Kramatwatu, Kabupaten Serang, Banten yang sempat ditutup kini sudah dibuka kembali.
Menurut pantauan TribunBanten.com saat berada di Gunung Pinang sekitar pukul 14.00 WIB, Minggu (30/5/2021) tampak puluhan motor dan juga bebeapa mobil terparkir di area parkir di kawasan Gunung Pinang.
Ada beberapa yang sedang asik berfoto, berkumpul bersama keluarga dan ada juga yang berjalan-jalan sambil melihat-lihat pemandangan.
Fajri, pengelola wisata Gunung Pinang menjelaskan wisata ini dibuka kembali sekitar empat hari yang lalu.
"Sebelumnya kan ditutup, sesuai himbauan dari Gubernur. Tapi, sekarang sudah boleh dibuka kembali, soalanya kita kan berada di zona kuning," ujar Fajri saat ditemui di Pos pintu masuk menuju wisata Gunung Pinang di Desa Pejaten, Kecamatan Kramatwatu, Kabupaten Serang, Banten, Minggu (30/5/2021).
Ia mengatakan, dibukanya kembali tempat wisata Gunung Pinang ini pihaknya menerapkan protokol kesehatan yang ketat dan jumlah pengunjung pun juga dibatasi.
Gunung Pinang sendiri merupakan wisata alam yang dikelola oleh Perusahaan Umum (Perum) Perhutani Kesatuan Pemangkuan Hutan (KPH) Banten milik Badan Usaha Milik Negara (BUMN).
Kemudian dalam pengelolaan tempat wisata ini juga melibatkan Lembaga Masyarakat Desa Hutan (LMDH).
Jarak dari pintu gerbang wisata Gunung Pinang sampai ke puncak, berjarak sekitar kurang lebih 3 kilometer, dengan medan menanjak dan jalan yang sedikit rusak.
Baca juga: 38 Tempat Wisata di Lebak Kembali Dibuka, Disbudpar Wanti-wanti Sanksi Penutupan Jika Langgar Prokes
Dari total luas wilayah sekitar 220 hektar, wisata Gunung Pinang ini hanya digunakan sebagai destinasi wisata sekitar 4 hektar.
Ketika sudah berada dipuncak Gunung Pinang, para wisatawan bisa menikmati pemandangan alam yang begitu indah dari atas gunung.
Ada tempat-tempat yang dirangkai oleh pengelola untuk bisa dinikmati para pengunjung sebagai tempat-tempat untuk berfoto selfie.
Ada juga saung-saung untuk berkumpul bersama keluarga, warung-warung makan dan lain sebagainya.
Fajri menjelaskan, pengunjung yang datang ke tempat ini, biasanya ramai pada saat hari libur saja dibanding hari-hari biasa.
Biasanya pengunjungberasal dari daerah lokal dan terdekat dengan lokasi Gunung Pinang.
"Daerah lokal aja paling kebanyakan orang Serang, Cilegon. Kalo yang jauh beberapa dari luar kota kaya Tangerang," ucapnya.
Adapun harga tiket untuk bisa masuk ke destinasi wisata Gunung Pinang ini sebesar Rp 15.000 per orang.
Jika pengengunjung membawa kendaraan roda dua, akan diminta uang tambahan sebesar Rp 5.000, sementara jika roda empat sebesar Rp 8.000.
"Jadi jika pengunjung membawa motor, dan yang akan masuk ada dua orang. Maka bayarnya Rp 35.000," ujarnya.
Fajri menjelaskan, di tempat wisata Gunung Pinang ini dilengkapi dengan wahana sepeda layang serta replika balon udara.
Namun, setelah wahana itu tidak lagi beroperasi membuat pengunjung berkurang.
Kemudian dalam hal ini dia berharap kepada pihak Dinas Pariwisata maupun instansi terkait bisa mempromosikan wisata Gunung Pinang ini agar dikenal lebih luas oleh masyarakat.
"Harus banyak promosi dari dinas pariwisata dan intansi terkait, agar bisa mempromosikan tempat wisata supaya dikenal orang," ucapnya.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/banten/foto/bank/originals/gunung-pinang-3-serang.jpg)