Breaking News:

News

Sinovac Tidak Masuk dalam Syarat untuk Vaksin Haji, Calon Jemaah Indonesia Akan Divaksin Ulang?

Pemerintah Arab Saudi menetapkan adanya vaksin merk tertentu sebagai persyaratan bagi jemaah haji.

Editor: Zuhirna Wulan Dilla
DW INDONESIA Via Kompas.com
Tampilan vaksin Covid-19 Sinovac yang dikembangkan perusahaan farmasi asal Cina, Sinovac. 

TRIBUNBANTEN.COM - Pemerintah Arab Saudi menetapkan adanya vaksin merk tertentu sebagai persyaratan bagi jemaah haji.

Para jemaah haji yang akan berangkat diwajibkan telah divaksin dengan merk yang sudah mereka tentukan.

Melansir Tribunnews, vaksin Sinovac sementara belum masuk daftar yang diperbolehkan dalam syarat calon jemaah yang akan menjalani ibadah haji.

Padahal mayoritas masyarakat di Indonesia masyarakat telah menerima vaksin buatan China itu.

Baca juga: Waktu Persiapan Sudah Lewat, Bagaimana Kepastian Penyelenggaraan Haji 2021? Ini Penjelasan Menag

Muncul pertanyaan sederhana, bolehkah calon jemaah haji yang sebelumnya telah menerima vaksin lengkap Sinovac diberi vaksin jenis lain.

Direktur Utama PT Bio Farma (Persero), Honesti Basyir dalam sesi rapat dengar pendapat dengan komisi IX DPR RI beberapa waktu lalu, memberikan opsi kepada Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) dan Komisi Nasional Kejadian Ikutan Pasca Imunisasi (Komnas KIPI) agar calon jamaah haji Indonesia diberikan vaksin ulang dengan Astrazeneca, meski sudah divaksinasi dengan vaksin Sinovac.

Baca juga: Tunggu Keputusan Arab Saudi Soal Haji, Kanwil Kemenag Banten: Ibadah ke Tanah Suci Bukan Tanah Abang

"Saat ini ada 1.389.600 dosis vaksin AstraZeneca di Bio Farma. Ini mungkin bisa menjadi opsi, tinggal diatur apakah jamaah yang sudah mendapat vaksinasi Sinovac mungkin bisa divaksin ulang dengan vaksin AstraZeneca," ujar Honesti, Selasa (25/5/2021).

Usul tersebut diharapkan, akan menjadi diskusi antara BPOM dan Komnas KIPI sebagai pertimbangan ahli mengenai pemberian vaksin ulang secara khusus bagi calon jamaah haji Indonesia.

Saat ini penelitian terkait vaksin ulang dengan jenis yang berbeda masih terus dikaji.

Baca juga: Bila Tahun Ini Diizinkan Arab Saudi, Kemenag Serang Dijatah 991 Calon Jemaah Haji Untuk Berangkat

Selain vaksin Johnson & Johnson, Pfizer, Moderna, hingga AstraZeneca masuk merk vaksin yang menjadi syarat kerajaan Arab Saudi.

Baca juga: Biaya Haji Pada Tahun ini Kemungkinan Naik, Ini Penjelasan Kemenag Kabupaten Serang

Meski belum dapat dipastikan apakah Indonesia mendapat kuota haji tahun ini, pemerintah terus melakukan lobi kepada pemerintah Arab.

Artikel ini telah tayang di Tribunnews.com dengan judul Sinovac Tak Masuk Syarat Vaksin Haji, Mungkinkah Calon Jemaah Haji Indonesia Divaksin Ulang?, https://www.tribunnews.com/haji/2021/06/02/sinovac-tak-masuk-syarat-vaksin-haji-mungkinkah-calon-jemaah-haji-indonesia-divaksin-ulang

Sumber: Tribunnews
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved