Isi Seminar di Untirta, Rocky Gerung Inginkan Ada Kurikulum Soal Virus dan Pandemi

Menurutnya, melihat kondisi pendidikan di Indonesia sat pandemi ini, membuat ibu dan anak bisa berkelahi akibat sistem belajar daring.

Tayang:
Penulis: mildaniati | Editor: Yudhi Maulana A
TribunBanten.com/Mildaniati
Pengamat politik, Rocky Gerung saat mengisi materi seminar di Universitas Sultan Ageng Tirtayasa, Rabu (16/6/2021) 

Laporan wartawan TribunBanten.com Mildaniati

TRIBUNBANTEN, SERANG- Pengamat politik, Rocky Gerung hadir dalam acara seminar Nasional yang diselenggarakan oleh Universitas Sultan Ageng Tirtayasa juruaan Pendidikan Sosiologi Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan (FKIP), Rabu (16/6/2021).

Acara seminar itu berlangsung di Aula lantai tiga FKIP Untirta dengan tema Peran Pendidikan Sosiologi dalam Meningkatkan Kulitas Pendidikan di era Revolusi 4.0. Rocky Gerung hadir sekitar pukul 13:30 WIB.

Berdasarkan pantauan TribunBanten.com di lokasi, peserta antusias mengikuti seminar sampai selesai.

Sekitar 50 lebih mahasiswa, ketua jurusan Pendidikan Sosiologi, serta para dosen hadir dalam acara tersebut.

Rocky gerung memberikan materi secara jelas, menuliskan di papan tulis serta sesekali berjalan sambil menghapiri para mahasiswa yang duduk di kursi.

Di dalam ruangan kondisi hening dan peserta telihat fokus dan antusias mendengarkan serta bertanya.

Tempat duduk peserta pun dibuat berjarak untuk menghindari kerumunan dan mengantisipasi penyebaran Covid-19, mereka dilengkali masker pula.

Saat berbicara di forum akademis, Rocky Gerung mengatakan bahwa seharusnya ada kurikulum yang membahas tentang virus.

"sejarah untuk menerangkan tentang pandemi,"ujarnya dalam acara sesi diskusi pada peserta seminar.

Baca juga: Tanggapan Rocky Gerung, Fadly Zon, dan Fahri Hamzah Soal Penghentian Kegiatan FPI oleh Pemerintah

Menurutnya, melihat kondisi pendidikan di Indonesia sat pandemi ini, membuat ibu dan anak bisa berkelahi akibat sistem belajar daring.

"tiap hari berkelahi karena bosan itu saja yang dipelajari tanpa ada perubahan,"tambahnya.

Dia juga nengatakan bahwa Pendidikan di Indonesia menurutnya buruk.

Dia juga merasa berterimakasih karena telah diundang di forum pemikiran.

"Saya merasa dapat hidayah diundang kesini,"ungkapnya.

Rocky juga merasa bosan diundang di acara Talkshow.

"karena seringkali orang nengundang di talkshow dan saya bosen,"ujarnya.

Menurutnya yang diperlukan adalah diskusi akademis untuk kemanusiaan.

"kalo di talkshow pura-pura semua,"katanya.

Seminar berakhir pukul 15:10 WIB, dan Rocky bergegas meninggalkan aula karena harus berlanjut ke lokasi berikutnya. 

Sumber: Tribun Banten
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved