Breaking News:

Kekurangan Stok Darah saat Pandemi Covid-19, PMI Banten Ajak Pemda Turun Tangan Bersama

Saat ini, di tengah pandemi Covid-19, semua unit donor darah (UDD) Palang Merah Indonesia (PMI) krisis stok darah.

Editor: Agung Yulianto Wibowo
dokumentasi PMI Provinsi Banten
Ketua PMI Provinsi Banten Ratu Tatu meninjau UDD PMI Kota Tangerang, Kamis (17/6/2021). 

TRIBUNBANTEN.COM - Saat ini, di tengah pandemi Covid-19, semua unit donor darah (UDD) Palang Merah Indonesia (PMI) krisis stok darah.

Di sisi lain, permintaan terus mengalami peningkatan.

Ketua PMI Provinsi Banten Ratu Tatu Chasanah mengajak pemerintah daerah turun tangan mengatasi minimnya stok darah ini. 

"Kita harus turun bersama," ujarnya melalui keterangan tertulis yang diterima TribunBanten.com, Minggu (20/6/2021).

Baca juga: PMI Provinsi Banten Bantu TNI-Polri, Kerahkan 425 Relawan dan 12 Ambulans di 31 Pos Siaga Lebaran

PMI adalah organisasi yang mendapat perintah dari pemerintah untuk melayani transfusi darah.

Namun, merupakan tugas bersama dalam menjaga kestablian stok darah.

Ratu Tatu berharap, kepala daerah mendorong aparatur sipil negara (ASN) agar rutin mendonorkan darah, seperti personel TNI-Polri.

Adapun kebijakan PMI saat pandemi Covid-19 ini, agar masyarakat yang membutuhkan darah, menyediakan pendonor.

"Pemerintah harus bisa terlibat dalam penanganan kekurangan stok darah dan mengajak masyarakat mendonorkan darahnya. Ini harus menjadi perhatian khusus agar ada peningkatan pendonor walaupun di tengah pandemi Covid-19," ucapnya.

Baca juga: PMI Provinsi Banten Berikan Penghargaan kepada Pendonor Darah, Jasa-jasanya Tak Ternilai

Sterilisasi dan Pengujian dengan Teknologi

Halaman
12
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved