Virus Corona

Jakarta Darurat Covid-19, Kapasitas Tempat Tidur di RS Capai 90%, Pasien Banyak Dirawat di Selasar

DKI Jakarta telah memecahkan rekor kasus harian Covid-19 dalam tiga hari beruntun.

Tayang:
Editor: Glery Lazuardi
TribunJakarta.com/Ega Alfreda
RSUD Kabupaten Tangerang yang merupakan rumah sakit rujukan pasien Covid-19 di Banten, Kamis (10/9/2020). Ramai beredar informasi kalau ruang IGD RSUD Kabupaten Tangerang penuh dengan pasien Covid-19. 

TRIBUNBANTEN.COM - DKI Jakarta telah memecahkan rekor kasus harian Covid-19 dalam tiga hari beruntun.

Rekor harian pertama terjadi pada Jumat (18/6/2021) dengan jumlah 4.737 kasus baru.

Sehari berselang, Sabtu (19/6/2021), rekor itu disalip lagi dengan 4.895 kasus baru.

Lalu, pada Ahad (20/6), kasus harian Jakarta memecahkan rekor tertingginya selama pandemi Covid-19, yakni 5.582 kasus baru.

Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) DKI Jakarta Widyastuti mengatakan, tingkat keterisian tempat tidur atau bed occupancy rate (BOR) di rumah sakit rujukan Covid-19 di Ibu Kota pada Senin (21/6) mencapai 90 persen.

Sedangkan untuk ruang ICU, Widyastuti menyebut, saat ini sudah terisi 81 persen.

Data yang disampaikan pihak Dinkes DKI Jakarta itu sejalan dengan temuan di lapangan.

Baca juga: UPDATE Covid-19 di Banten: BOR Rumah Sakit Tembus 80 Persen

Baca juga: Rumah Sakit Misi Lebak Dipenuhi Pasien Covid-19, Jubir Satgas: RS Kolaps Didominasi Klaster Keluarga

Pengusaha Hasnaeni menceritakan pengalamannya mencari rumah sakit untuk merawatnya yang terpapar Covid-19.

"Iya saya terpapar Covid-19," kata Hasnaeni, dalam keterangannya, pada Senin (21/6/2021).

Dia mengaku mencari rumah sakit sejak Minggu malam.
Namun, dia menerima kenyataan pahit kamar untuk dirinya dirawat, tak ada alias penuh.

Padahal, kamar yang ia hendak tempati termasuk yang dengan fasilitas terbaik.

"Saya tidak dapat kamar, dari semalam sampai hari ini tidak ada kamar," ujarnya.

Dia menyayangkan kondisi ini. Hal ini, karena kamar perawatan dengan harga yang paling mahal saja tidak ada, apalagi untuk warga miskin Jakarta.

"Saya mau mengambil kamar yang presidential suite saja tidak ada, bagaimana orang yang tidak punya uang?," ungkap dia.

Hasnaeni bahkan menyaksikan, banyak masyarakat tak mampu yang diperkirakan juga terinfeksi Covid-19, yang terlantar di selasar rumah sakit.

Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved