Virus Corona di Banten

Cerita Petugas Pemakaman Covid Bekerja dari Malam Hingga Subuh, Terbanyak 22 Pasien dalam Sehari

Meningkatnya kasus Covid-19 di wilayah Tangerang Selatan, Banten berimbas pada tingkat kematian pasien.

Tayang:
Editor: Yudhi Maulana A
Wartakotalive.com/Andika Panduwinata
Kasus Covid-19 di Kabupaten Tangerang mengganas, lantaran dalam sehari ada sembilan jenazah pasien Covid-19 dimakamkan di Tempat pemakaman umum (TPU) khusus Covid-19 di Desa Buniayu, Kecamatan Sukamulya, Kabupaten Tangerang, Kamis 

TRIBUNBANTEN.COM - Meningkatnya kasus Covid-19 di wilayah Tangerang Selatan, Banten berimbas pada bertambahnya jumlah kematian pasien.

Permintaan peti mati pun terus meningkat untuk memakamkan jenazah pasien Covid.

Dari data yang dihimpung, puncak jumlah pasien Covid-19 yang dimakamkan di TPU Jombang paling banyak terjadi pada Juni 2021 ini. 

Kepala TPU Jombang, Tabroni, mengatakan, sampai hari ini, Jumat (25/6/2021), sudah 160 jenazah dimakamkan.

Jika dibandingkan dengan bulan sebelumnya yang hanya 30 jenazah, kenaikannya mencapai ratusan persen.

Baca juga: Kasus Covid Melonjak, Rans Cilegon FC Batal Launching Jersey Baru Hari Ini

"Hari ini tanggal 25 Juni 2021 sudah 12 jenazah yang kami makamkan sampai pukul 16.00 WIB."

"Total Juni 160 jenazah yang dimakamkan, ada lonjakan sekitar 500 persen dari Mei 30 jenazah," ujar Tabroni di TPU Jombang.

Bahkan, jumlah jenazah bulanan ini yang paling banyak selama pandemi, sejak Maret 2020 lalu.

"Iya sepanjang kami memakamkan Covid-19 yang paling tinggi bulan ini."

"Rekor awal itu Januari 148 jenazah, sudah dilampaui di bulan ini," papar Tabroni.

Jika dirata-rata, per harinya bisa 10-12 jenazah dimakamkan di TPU khusus korban Covid-19 itu.

"Paling banyak itu kemarin 22 jenazah, sampai malam, sampai subuh," kata dia.

Baca juga: 9 Jasad per Hari, Curhat Petugas Dinas Pemakaman Kewalahan di TPU Buniayu Kabupaten Tangerang

Ambulans sampai mengantre giliran untuk mengantarkan jenazah sampai ke liang lahat.

"Kadang seperti itu, ada ambulans datang, beriringan, ya kita satu persatu," ujarnya. 

Lahan pemakaman pun terus diperluas, agar mampu menampung lonjakan angka kematian yang sedang tinggi.

"Masih, masih, lahan masih mencukupi, kami lagi menggarap juga lahan yang dibawah. Lagi perluasan," ujarnya. 

Sumber: Tribun Banten
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved