Virus Corona

SIMAK! Cara Lakukan Isolasi Mandiri di Rumah dengan Baik dan Benar Menurut WHO, Ini Penjelasannya

Berikut ini penjelasan terkait apa saja yang harus dilakukan jika terpapar Covid-19 dan harus melakukan isolasi mandiri atau isoman di rumah.

Tayang:
Editor: Zuhirna Wulan Dilla
Capture YouTube DeHakims
presenter Irfan Hakim positif Covid-19 dan harus menjalani isolasi mandiri 

TRIBUNBANTEN.COM - Berikut ini penjelasan terkait apa saja yang harus dilakukan jika terpapar Covid-19 dan harus melakukan isolasi mandiri atau isoman di rumah.

Melansir Warta Kota, seseorang yang terindikasi (suspek) atau terkonfirmasi positif Covid-19 tanpa gejala bisa melakukan isoman di rumah.

Tapi, hal itu harus atas sepengetahuan dokter atau petugas kesehatannya lainnya.

Dilansir dari Health Line, selain tanpa gejala, pasien Covid-19 dengan penyakit ringan atau sedang masih mungkin dipertimbangkan untuk melakukan isolasi mandiri di rumah jika dalam kondisi berikut:

  • Berusia di bawah 60 tahunTidak merokok
  • Tidak obesitas
  • Tidak memiliki penyakit lain seperti penyakit kardiovaskular, diabetes mellitus, penyakit paru-paru kronis, kanker, penyakit ginjal kronis, imunosupresi

Ada sejumlah tindakan yang dapat dilakukan untuk mencegah penyebaran virus corona ke orang lain di rumah selama dijadikan tempat isolasi mandiri pasien Covid-19.

Baca juga: Terjadi Lonjakan Kasus Positif, Satgas Covid-19 Tegaskan Menolak Opsi Lockdown, Ini Alasannya

Berikut adalah tata cara melakukan isolasi mandiri di rumah saran dari Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) yang dimuat dalam laman resminya who.int:

1. Pasien harus tinggal di kamar terpisah

Jika hal ini tidak memungkinkan untuk dilakukan, maka jaga jarak setidaknya 1 meter dari pasien.

Pasien dan orang lain di ruangan yang sama harus memakai masker medis.

2. Sediakan ventilasi yang baik di kamar pasien dan ruang bersama

Selain menyediakan ventilasi yang baik di berbagai ruangan di rumah, coba buka jendela jika memungkinkan dan aman untuk melakukannya.

 3. Pasien harus memakai masker medis sesering mungkin

Pasien penting untuk terus memakai masker medis khususnya ketika tidak sendirian di dalam ruangan dan ketika jarak minimal 1 meter dari orang lain tidak dapat dipertahankan.

Baca juga: Anak Bupati Lebak Iti Octavia Jayabaya Terkonfirmasi Positif Covid-19, Satgas: Hasil Tracing

4. Pengunjung tidak boleh masuk ke dalam rumah

Jika ada tamu berkunjung, sebaiknya di luar rumah saja untuk mencegah penularan virus corona.

5. Batasi jumlah orang yang menemani di rumah

Jika memungkinkan, batasi jumlah pengasuh pasien Covid-19 hanya satu orang di rumah. Pengasuh ini sebaiknya harus dalam kondisi sehat tanpa punya riwayat penyakit.

Baca juga: Penyanyi Rossa Putuskan Kurangi Jadwal Manggung Karena Khawatir dengan Lonjakan Covid-19

6. Pengasuh dan anggota keluarga harus memakai masker medis saat berada di ruangan yang sama dengan pasien

Siapa saja yang berada satu ruangan bersama pasien Covid-19 di rumah harus terus memakai masker.

Selain itu, mereka harus:

- Tidak boleh menyentuh masker atau wajah
- Membuang masker setelah meninggalkan ruangan
- Mencuci tangan sesudahnya
 

7. Tidak boleh berbagai perlengkapan pribadi

Pasien harus memiliki piring, cangkir, peralatan makan, handuk, dan seprai khusus. Peralatan ini harus dicuci dengan sabun dan air, serta tidak digunakan oleh orang lain di rumah.

 8. Bersihkan permukaan barang yang disentuh

Permukaan benda yang sering disentuh oleh pasien harus dibersihkan dan didesinfeksi setidaknya setiap hari.

9. Setiap orang di rumah harus mencuci tangan dengan sabun dan air mengalir secara teratur

Siapa saja yang berada di rumah tempat isolasi mandiri wajib rajin mencuci tangan, terutama:

  • Setelah batuk atau bersin
  • Sebelum dan sesudah menyiapkan makanan
  • Sebelum makan
  • Setelah menggunakan toilet
  • Sebelum dan sesudah merawat pasien
  • Ketika tangan terlihat kotor
     

10. Batuk atau bersin harus ditutup

Ketika batuk, siapa saja yang berada di rumah tempat isolasi mandiri pasien Covid-19 harus menutup mulut dan hidung dengan siku yang tertekuk atau tisu sekali pakai.

Buang tisu segera setelah digunakan.

Baca juga: Berikut Daftar Rumah Sakit Untuk Pasien Covid-19 di Wilayah Tangerang yang Masih Tersedia

11. Limbah dari pasien harus dikemas dalam kantong tertutup yang kuat sebelum dibuang atau dibersihkan

Berbagai perlengkapan yang digunakan oleh pasien, seperti masker, handuk, sprei, dan barang lain harus dikemas dalam kantong tertutup untuk mencegah penyebaran virus corona.

Berapa lama pasien Covid-19 harus tinggal di rumah untuk isolasi mandiri? Dilansir dari Centers for Disease Control and Prevention (CDC), pada dasarnya orang dengan Covid-19 perlu melakukan isolasi mandiri sampai mereka benar-benar tidak lagi dapat menularkan virus corona ke orang lain.

Berikut beberapa perkiraannya:

Pasien yang memiliki gejala harus tetap diisolasi selama minimal 10 hari setelah hari pertama mereka mengembangkan gejala, ditambah 3 hari lagi setelah akhir gejala, yakni ketika mereka tanpa demam dan tanpa gejala pernapasan Orang tanpa gejala harus tetap diisolasi selama minimal 10-14 hari setelah dites positif Covid-19. 

Artikel ini telah tayang di WartaKotalive.com dengan judul Persiapan yang Harus Dilakukan Jika Terpaksa Harus Isolasi Mandiri di Rumah, https://wartakota.tribunnews.com/2021/06/26/persiapan-yang-harus-dilakukan-jika-terpaksa-harus-isolasi-mandiri-di-rumah?page=all

Sumber: Warta Kota
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved