Breaking News:

Idul Adha

Kemenag Banten Rakor Bersama Forkopimda, Menag Keluarkan SE Pelaksanaan Idul Adha, Ini Isinya

Surat edaran itu tentang Penerapan Protokol Kesehatan dalam Penyelenggaraan Salat Idul Adha dan Pelaksanaan Kurban 1442/2021 M.

Editor: Agung Yulianto Wibowo
dokumentasi Kemenag Banten
Kepala Kanwil Kementerian Agama (Kemenag) Banten Nanang Fatchurochman didampingi kabag TU dan jajaran eselon III menghadiri Rakor Sosialisasi SE Menag No 15 Tahun 2021 di aula Kanwil Kemenag Banten. 

TRIBUNBANTEN.COM, SERANG - Kepala Kanwil Kementerian Agama (Kemenag) Banten Nanang Fatchurochman didampingi kabag TU dan jajaran eselon III menghadiri Rakor Sosialisasi SE Menag No 15 Tahun 2021 di aula Kanwil Kemenag Banten.

Surat edaran itu tentang Penerapan Protokol Kesehatan dalam Penyelenggaraan Salat Idul Adha dan Pelaksanaan Kurban 1442/2021 M.

Mengutip rilis yang diterima TribunBanten.com, Rabu (30/6/2021), rakor juga diikuti Polda Banten, Korem 064/MY, Kemenag kabupaten dan kota, kepala Kantor Urusan Agama (KUA), dan ormas Islam se-Banten.

Baca juga: Idul Adha 1442 H Tanggal Berapa? Simak di Sini Berikut Niat Puasa Dzulhijjah, Tarwiyah dan Arafah

Stafsus Menag, M Nuruzzaman, mengatakan pada tahun ini, masjid dan musala yang berada di zona merah dan oranye tidak diperbolehkan menggelar malam takbiran dan Salat Idul Adha.

Larangan itu dikeluarkan karena kekhawatiran adanya klaster baru penyebaran Covid-19.

Adapun di zona hijau dan kuning, takbiran dan Salat Idul Adha diperbolehkan.

Namun, dengan catatan wajib berkoordinasi dengan Satgas Covid-19 setempat.

Selain itu, jemaah dibatasi maksimal 50 persen dari kapasitas normal masjid dan musala.

Baca juga: Jelang Idul Adha, Ribuan Kambing Dilepas dan Makan Sampah di TPA Dengung

Khotbah Idul Adha dibatasi maksimal 15 menit dan khatib wajib memakai masker ganda dan faceshield.

Bagi warga berusia di atas 60 tahun, orang sakit, belum pulih dari sakit, dan orang yang sedang dalam perjalanan, tidak diperbolehkan melaksanakan Salat Idul Adha.

Banten dinilai memiliki angka penularan Covid-19 yang tinggi.

Hal ini terungkap dari data Dinas Kesehatan Banten terkait keterisian ruang isolasi mencapai 92 persen dan ruang perawatan bagi pasien yang terpapar virus corona.

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved