Jelang Idul Adha, Ribuan Kambing Dilepas dan Makan Sampah di TPA Dengung
Diperkirakan jumlah total domba yang berada di sana mencapai 30.000 ekor dan sering datang ke TPA untuk mencari makan sampah yang ada.
Penulis: Marteen Ronaldo Pakpahan | Editor: Abdul Qodir
Laporan wartawan Tribunbanten.com, Marteen Ronaldo Pakpahan
TRIBUNBANTEN.COM, LEBAK - Tempat Pembuangan Akhir atau TPA Dengung di Desa Sindangmulya, Kecamatan Maja, Kabupaten Lebak, Banten tampak dikerumuni ribuan kambing dan domba pada Senin (14/6/2021).
Para peternak kambing di sekitar TPA Dengung sengaja melepaskan hewan ternaknya dan makan sampah yang ada di TPA tersebut menjelang Hari Raya Idul Adha 2021. Lebaran Kurban tahun ini yang diperkirakan jatuh pada 20 Juli 2021.
Menurut petugas dan warga sekitar, kegiatan seperti itu terjadi hampir setiap menjelang Idul Adha.
Pantauan Tribunbanten.com, gerombolan kambing tersebut diarahkan oleh pemiliknya untuk masuk ke tempat pembuangan sampah.
Kambing-kambing itu dibiarkan pemiliknya memakan sampah yang menggunung di TPA tersebut.
Baca juga: TPA Dengung Lebak Penuh Hingga Sampah Tercecer ke Pemukiman, Warga Khawatir Bencana Ini Terjadi
Lokasi pembuangan limbah sampah itu membawa berkah bagi 80 kepala keluarga Kampung Dengung yang mengembangkan usaha ternak domba.
Diperkirakan jumlah total domba yang berada di sana mencapai 30.000 ekor dan sering datang ke TPA untuk mencari makan sampah yang ada.
Salah satu warga yang beternak disana, Ujang Abdullah saat ditemui mengatakan dirinya menggiring dombanya tersebut ke TPA Dengung setiap hari.
Jumlah domba yang ia miliki mencapai 130 ekor dan dapat membawa keuntungan di saat momen tertentu dapat dijual hingga Rp 40 juta.
"Kami arahkan para domba kami untuk makan sayuran bekas sampah rumah tangga tersebut," katanya saat ditemui, Senin (14/6/2021).
Kendati begitu, dirinya menolak keras domba yang memakan sampah sayuran tersebut tidak dapat dikonsumsi oleh masyarakat.
Baca juga: Gaib, 7 Kambing untuk Kurban Hilang Misterius Hanya Tersisa Jeroan di Tangsel, Berikut Faktanya
Ia mengatakan hewan ternaknya tersebut hanya memakan sampah sayuran dan bukan sampah non-organik.
"Tidak dong, saya bisa pastikan hanya memakan sampah sayuran. Dan tetap kambing saya bisa dikonsumsi oleh masyarakat," tegasnya.
Sementara itu, Danang Muktakin salah satu pengusaha domba yang berada di TPA Dengung juga mengatakan hal yang sama.
Ia menjelaskan para domba yang ada di sana hanya memakan sampah sayuran, karena menurutnya untuk lahan rumput sendiri disana sangatlah jarang dan dekat dengan perkebunan sawit yang selalu dijaga ketat.
"Kami pastinya akan memanfaatkan apa yang ada dan tentu kami sangat senang dengan adanya sampah sayuran tersebut," tutupnya.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/banten/foto/bank/originals/ribuan-kambing-makan-sampah-di-tpa-dengung.jpg)