Breaking News:

Virus Corona di Banten

Kadinkes Banten: Tak Hanya Nakes RSUD Banten yang Belum Terima Insentif

Alasannya dikarenakan anggaran yang semula bersumber dari pusat, pada tahun 2020 melalui dana BOK.

Penulis: Ahmad Tajudin | Editor: Abdul Qodir
Tribunbanten.com/Ahmad Tajudin
RSUD Banten di Jalan Syeh Nawawi Al Bantani, Cipocok Jaya, Kota Serang, Jumat (2/7/2021). 

Laporan Wartawan TribunBanten.com, Ahmad Tajudin

TRIBUNBANTEN.COM, KOTA SERANG - Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Banten, Ati Pramudji Hastuti menjelaskan permasalahan belum cairnya dana insentif insentif para nakes yang menangani pasien Covid-19 di RSUD Banten.

Ati mengatakan permasalahan ini juga terjadi di beberapa rumah sakit di kabupaten/kota di Banten.

"Kenapa insentif lambat, bukan hanya di RSUD Banten saja, khususnya untuk RSUD Provinsi Banten. Di daerah kabupaten kota juga belum," ujar Ati Pramudji Hastuti saat berada di lokasi vaksinasi Kejaksaan Tinggi Banten, Kamis (8/7/2021).

Alasannya dikarenakan anggaran yang semula bersumber dari pusat, pada tahun 2020 melalui dana BOK.

Sementara pada tahun 2021, sumber dana insentif dianggarkan melalui Dana Alokasi Umum (DAU) APBD.

Baca juga: Kadinkes Jelaskan Alasan Insentif Covid-19 Ratusan Nakes Belum Cair 9 Bulan

"DAU itu tentunya melalui refocusing anggaran. Sementara refocusing anggaran di DPA itu baru selesai awal Juni," terangnya.

Sehingga sebelum pihaknya mencairkan insentif, kata dia, itu harus menunggu refocusing Dokumen Pelaksanaan Anggaran (DPA) selesai terlebih dahulu.

Selain itu, dalam tata cara pencairan tahun ini, pihaknya menunggu petunjuk teknis (Juknis) dari Kementerian Kesehatan pada akhir maret.

Baca juga: Nakes RSUD Banten Berharap Insentif 9 Bulan Dicairkan Tanpa Berlarut-larut

Kemudian di dalam juknis tersebut, kata dia, ada perubahan mendasar jauh, yang tidak sama dengan waktu pemberian pada tahun 2020.

"Salah satunya menggunakan aplikasi, dan aplikasi itu baru bisa ter-input sekitar pertengahan april," ujarnya.

"Makanya kenapa Januari, Februari kita belum memberi. Karena kita nunggu juknis nya dulu," sambungnya.

Bahkan hal itu juga, kata dia, bukan hanya terjadi di RSUD Banten maupun di Rumah Sakit Kabupaten Kota yang ada di Provinsi Banten.

"Baik di daerah banten maupun di daerah luar banten, juga sama. Karena tadi semuanya berproses," ujarnya.

Sumber: Tribun Banten
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved