Breaking News:

Kadinkes Jelaskan Alasan Insentif Covid-19 Ratusan Nakes Belum Cair 9 Bulan

"Mudah-mudahan yang dua bulan ini bisa diselesaikan paling lambat hari Senin," ujarnya.

Penulis: Ahmad Tajudin | Editor: Abdul Qodir
Tribunbanten.com/Ahmad Tajudin
Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Banten, Ati Pramudji Hastuti, di lokasi vaksinasi Covid-19 Kejaksaan Tinggi Banten, Kota Serang, Kamis (8/7/2021). 

Laporan Wartawan TribunBanten.com, Ahmad Tajudin

TRIBUNBANTEN.COM, KOTA SERANG - Ratusan tenaga kesehatan yang menangani pasien Covid-19 di RSUD Banten belum menerima insentif selama sembilan bulan.

Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Banten, Ati Pramudji Hastuti menjelaskan anggaran insentif untuk nakes tahun 2020 diperoleh dari Pemerintah Pusat melalui Biaya Operasional Kesehatan (BOK).

Dinas Kesehatan (Dinkes) dan Labotatorium Kesehatan Daerah (Labkesda) Provinsi Banten Tahun 2020 mendapatkan anggaran sekitar Rp 13 miliar.

"Anggaran tersebut yaitu untuk sampai dengan akhir tahun 2020. Namun, ternyata tidak cukup, jadi hanya untuk tiga bulan. Tiga bulan lainnya tentu belum terbayarkan," ujar Ati Pramudji Hastuti di lokasi vaksinasi Covid-19 Kejaksaan Tinggi Banten, Kota Serang, Kamis (8/7/2021).

Baca juga: Nakes RSUD Banten Berharap Insentif 9 Bulan Dicairkan Tanpa Berlarut-larut

Dijelaskannya, adapun insentif untuk tiga bulan yang belum terbayarkan, masuk ke dalam anggaran tahun 2021.

Sebab, anggaran yang semula dari pusat, pada tahun 2020 disalurkan melalui dana BOK.

Dan pada tahun 2021 dianggarkan melalui Dana Alokasi Umum (DAU).

"DAU itu tentunya melalui refocusing anggaran. Sementara refocusing anggaran di DPA (Dokumen Pelaksanaan Anggaran) itu baru selesai awal Juni," terangnya.

Dengan begitu, lanjut Ati, pencairan insentif tersebut harus menunggu recofusing DPA selesai terlebih dahulu.

Baca juga: Insentif Nakes di Banten Belum Dibayar Selama 9 Bulan, Ini Hasil Temuan Ombudsman

Kemudian dalam tata cara pencairan tahun ini, pihaknya harus menunggu petunjuk teknis (juknis) dari Kementerian Kesehatan yang baru tersosialisasikan pada akhir Maret 2021.

Dalam juknis tersebut terjadi perubahan mendasar dan berbeda dengan pencairan insentif nakes tahun 2020.

"Salah satunya menggunakan aplikasi, dan aplikasi itu baru bisa ter-input sekitar pertengahan April," ujarnya.

"Kemudian kami menginput April, lalu recofusing menunggu," sambungnya.

Halaman
12
Sumber: Tribun Banten
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved