Donor Plasma Konvalesen Pasien Covid-19 di Tangsel: Berikut Syarat, Cara dan Tempat Mendaftar
Bagi anda warga Tangerang Selatan yang ingin mendapatkan plasma konvalesen perhatikan informasi berikut ini.
TRIBUNBANTEN.COM - Bagi anda warga Tangerang Selatan yang ingin mendapatkan plasma konvalesen perhatikan informasi berikut ini.
Terapi plasma konvalesen dinilai ampuh untuk menyembuhkan pasien Covid-19 terutama yang sedang bergejala sampai gejala berat.
PMI Tangerang Selatan merupakan salah satu tempat yang diizinkan Kementerian Kesehatan untuk mengolah donor plasma konvalesen.
Baca juga: PMI Kabupaten Serang Kini Miliki Alat Donor Plasma Konvalesen, Siap dibuka Untuk Umum Minggu Depan
Baca juga: SIMAK! Tiga Unit Donor Darah PMI di Banten yang Layani Donor Plasma Konvalesen
Kepala Unit Donor Darah (UDD) PMI Tangsel, Suhara Manullang, menjelaskan, setidaknya ada dua cara untuk mendapatkan plasma konvalesen.
Yang pertama adalah dengan meminta langsung ke PMI dan masuk waiting list atau antrean.
Sedangkan cara ke dua adalah dengan membawa sendiri calon pendonor untuk selanjutnya diperiksa atau screening.
Jika dinyatakan layak, maka hasil donor plasma tersebut langsung bisa digunakan tanpa mengantre.
"Kalau waiting list tergantung nanti pendonor yang datang ke PMI atau PMI melakukan satu langkah-langkah merekrut para pendonor, calon pendonor."
"Atau keluarga yang membutuhkan bisa membawa calon pendonor," papar Suhara saat ditemui di Rumah Lawan Covid-19 Tangsel, Serpong, Kamis (8/7/2021).
Baca juga: Pemeriksaan Sampel Cukup Ketat, PMI Banten dan TNI-Polri Gelar Donor Plasma Konvalesen
Baca juga: Keterbatasan Alat PMI Kota Serang Belum Layanai Terapi Plasma Konvalesen
Suhara menjelaskan, memang cara pertama akan sangat memakan waktu.
Pasalnya, antrean di PMI Tangsel saja saat ini sudah sebanyak 150 orang yang mengajukan permintaan plasma konvalesen.
Sedangkan, dalam sehari, PMI Tangsel rata-rata hanya mengolah donor plasma konvalesen dua sampai tiga orang.
Bukan karena sedikitnya penyintas yang ingin mendonor, melainkan karena banyaknya calon pendonor yang gagal saat screening.
Biasanya perkara kadar antibodinya yang dinyatakan kurang.
Suhara juga menjelaskan, meskipun cara kedua bisa lebih cepat dengan membawa sendiri calon pendonor, namun tetap harus melewati proses screening.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/banten/foto/bank/originals/ilustrasi-donor-plasma-konvalesen.jpg)