Breaking News:

PPKM Darurat

Mulai 12 Juli, Penumpang KRL Wajib Tunjukkan STRP di Stasiun Rangkasbitung, Maja dan Citeras

kewajiban para pengguna transportasi darat tersebut berlaku di tiga stasiun yang berada di wilayah Lebak, yakni Stasiun Maja,Citeras dan Rangkasbitung

Penulis: Marteen Ronaldo Pakpahan | Editor: Yudhi Maulana A
TribunBanten.com/Marteen Ronaldo Pakpahan
suasana di Stasiun Rangkasbitung yang berada di Kabupaten Lebak, Banten di sore hari, Jumat (9/7/2021). 

Laporan wartawan TribunBanten.com, Marteen Ronaldo Pakpahan

TRIBUNBANTEN.COM, LEBAK - PT Kereta Commuter Indonesia (KCI) mewajibkan para penumpang untuk menunjukkan Surat Tanda Registrasi Pekerja (STRP) mulai Senin (12/7/2021) mendatang di Stasiun Rangkasbitung, Kabupaten Lebak, Banten.

Pemberlakuan tersebut menyusul adanya Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Darurat di Jawa-Bali hingga 20 Juli mendatang.

Sebelumnya, pihak KCI juga mewajibkan para pengguna commuter line untuk menggunakan masker N 95 atau masker ganda untuk menekan angka penularan di peron kereta.

VP Corporate Secretary KCI Anne Purba mengatakan kewajiban para pengguna transportasi darat tersebut berlaku di tiga stasiun yang berada di wilayah Lebak, yakni Stasiun Maja, Citeras, dan Rangkasbitung.

Baca juga: SIMAK! PT KAI Commuter Hanya Izinkan Pegawai di Sektor Ini yang Dapat Naik KRL, Ini Penjelasannya

Pemberian STRP sendiri di Lebak akan diberikan oleh pemerintah daerah setempat atau pimpinan perusahaan yang berada masuk ke dalam sektor esensial, dan kritikal.

"Mulai senin kita akan memeriksa persyaratan perlengkapan perjalanan dinas bagi para pekerja yang biasa naik di stasiun termasuk di tiga stasiun di Lebak," ujarnya saat dihubungi, Jumat (9/7/2021).

Pihaknya juga menerangkan, apabila ditemukan pengguna tidak dapat menunjukkan STRP, maka pihaknya akan melarang penumpang tersebut untuk naik ke dalam peron kereta tersebut.

Baca juga: Viral Admin Medsos Jawab Sinis Aduan Penumpang yang Dilecehkan, KAI Commuter Rilis Permohonan Maaf

Hal tersebut sebagai konsekuensi dari penerapan PPKM Darurat yang berlaku di wilayah yang berada di Jawa-Bali.

"Calon penumpang yang tidak bisa menunjukan dokumen itu, maka tidak akan diperkenankan untuk menggunakan KRL," jelasnya.

Sumber: Tribun Banten
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved