Breaking News:

Virus Corona di Banten

Pemkab Lebak Bantah RSUD Malingping Akan Tangani Pasien Covid, Fasilitas Kesehatan Belum Lengkap

Pemerintah Kabupaten Lebak membantah klaim Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Banten, Ati Pramudji Hastuti soal RSUD Malimping akan menerima pasien Covid

Penulis: Marteen Ronaldo Pakpahan | Editor: Yudhi Maulana A
TribunBanten.com/Marteen Ronaldo Pakpahan
Asisten Daerah I Bidang Pemerintahan Kabupaten Lebak, Alkandri saat ditemui di Sekretariat Daerah Kabupaten Lebak, Rangkasbitung, Jumat (9/7/2021). 

Laporan wartawan TribunBanten.com, Marteen Ronaldo Pakpahan

TRIBUNBANTEN.COM, LEBAK - Pemerintah Kabupaten Lebak membantah klaim Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Banten, Ati Pramudji Hastuti soal RSUD Malimping akan menerima pasien Covid-19.

Sebelumnya Ati  mengatakan mulai hari ini, Jumat (9/7/2021) RSUD Malimping akan mulai membuka empat tempat tidur untuk perawatan pasien Covid-19 yang menjalani isolasi.

Asisten Daerah I Bidang Pemerintahan, Hukum dan Politik, Alkandri mengatakan pembukaan pelayanan pasien Covid-19 di RSUD Malimping hanya sebatas janji semata dari pihak pemprov yang tak kunjung datang.

Menurutnya, pelayanan di RSUD Malimping yang diwacanakan oleh Kadinkes Provinsi Banten hanya sebatas transit sementara pasien Covid-19 yang nantinya akan di rujuk kembali ke RSUD Adjidarmo.

"Terakhir, dari Kadis Dinkes Provinsi Banten RSUD Malimping hanya sebatas tempat transit saja untuk wilayah selatan yang terpapar Covid-19. Akan tetapi untuk perawatannya tetap akan di rujuk ke RSUD Adjidarmo, jadi sama saja tidak ada fungsinya," katanya saat ditemui di Sekretariat Daerah Kabupaten Lebak, Rangkasbitung, Jumat (9/7/2021).

Baca juga: Kadinkes Banten Klaim RSUD Malingping Siap Tampung Pasien Covid-19

Alkandri menjelaskan pelayanan yang bersifat belum maksimal ini merupakan tindakan yang ceroboh dan tidak masuk di akal.

Apalagi saat ini, menurutnya di tengah tingginya kasus aktif di Lebak yang keterisian tempat tidur atau bed occupancy rate (BOR) rumah sakit di Lebak mencapai 95 persen.

Sehingga sangat dibutuhkan pelayanan tambahan untuk pasien yang terpapar Covid-19 terutama yang berada di wilayah Bayah, Cilograng, dan yang lainnya.

Menurutnya, wajar saja apabila banyak masyarakat yang mulai mengeluh akan pelayanan kesehatan di rumah sakit terutama bagi masyarakat yang cukup jauh berobat ke RSUD Adjidarmo.

Baca juga: Kasus Covid-19 Naik, Dinkes Kota Tangsel Minta Puskesmas Terima Pasien Corona

"Saya kira itu tidak kebijakan yang solutif, hanya sebatas pemanis saja bagi masyarakat yang berada di selatan. Masa iya sih, RSUD milik Provinsi pelayanannya ke masyarakat seperti itu," tegasnya.

Dirinya pun mengatakan belum ada fasilitas pelayanan kesehatan di RSUD Malimping hingga saat ini yang mumpuni untuk menangani pasien.

Bahkan fasilitas seperti fentilator, regulator oksigen dan yang lainnya sama sekali belum terlihat di RSUD Malimping hingga saat ini.

"Alasannya, coba tanyakan ke Gubernur Banten dan Kadinkes. Karena kalau cuman sementara saja, Puskesmas disini juga bisa menampung pasien Covid-19," terangnya.

Pihaknya pun sudah mengirimkan surat permohonan kepada Pemprov Banten melalui Bupati Lebak yang ditujukan kepada Gubernur Banten, Wahidin Halim.

Sumber: Tribun Banten
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved