Breaking News:

Tantangan Virus Corona Terberat Setelah Krisis 98, Sektor Ini Malah Tumbuh Positif di Tengah Resesi

Indonesia menghadapi tantangan ekonomi terberat selama 24 tahun terakhir. Hal ini, karena dampak pandemi Covid-19 yang sudah terjadi sejak Maret 2020

Editor: Glery Lazuardi
Tribunlampung.co.id
Ilustrasi pertumbuhan ekonomi 

Dan perkembangan sosial media membuat akses kepada brand-brand lokal semakin mudah.

Selain itu, industri kosmetik merupakan industri yang tetap tumbuh di situasi pandemi, salah satu pemicunya adalah trend merawat diri.

Baca juga: Dukung Kinerja UMKM di Banten, Komisi XI DPR Kunker Spesifik ke Kota Serang

Baca juga: Kapolri Ancam Perusahaan Bandel yang Masih Nekat Langgar PPKM Darurat Akan Ditutup

Melihat potensi pasar di industri kosmetik, CEO dari Qiansoto Indonesia, Jimmy, mengatakan perawatan kecantikan bisa sangat bermacam-macam dengan range harga yang beraneka ragam.

"Tidak selalu mahal memberikan hasil yang maksimal atau bahkan cocok untuk semua orang. Kunci yang paling penting adalah konsistensi merawat diri," kata dia, dalam keterangannya, Rabu (14/7/2021).

Dia menjelaskan, masih banyak orang yang berpikir bahwa untuk kulit glowing adalah hal yang sangat sulit.

Padahal, kata dia, kulit wajah yang glowing bisa didapatkan dengan cara yang mudah, murah dan bisa dilakukan siapa saja.

Hal ini yang melatarbelakangi hadirnya Qiansoto.

Qiansoto, brand skincare lokal mempelopori hadirnya masker lumpur di Indonesia

Sejak berdiri Qiansoto mengusung konsep bahwa setiap perempuan berhak untuk jadi cantik dan memiliki kulit sehat harus dilakukan dengan cara yang tidak memusingkan sesuai tagline #GampanginAja.

Qiansoto baru saja merilis masker dengan sembilan varian yang pastinya gampang karena tidak perlu campuran bahan lain dan aman karena semua produk dijamin oleh BPOM sehingga dapat digunakan setiap hari.

Halaman
123
Sumber: Kontan
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved