Virus Corona di Banten

Sebanyak 146 Warga di Kecamatan Serang Positif Covid-19, 20 Nakes Ikut Tertular

Sebab, tenaga medis terkadang harus mendekat ke pasien Covid-19 untuk penanganan sakitnya.

Penulis: mildaniati | Editor: Abdul Qodir
Dok. Puskesmas Singandaru
Tenaga medis dari UPTD Puskesmas Singandaru melakukan pengecekkan kesehatan pasien Covid-19 yang menjalani isolasi mandiri di rumah, Kecamatan Serang, Kota Serang. 

Laporan wartawan TribunBanten.com, Mildaniati

TRIBUNBANTEN, KOTA SERANG - Sebanyak 146 orang warga dan 20 tenaga kesehatan UPTD Puskesmas Singandaru di Kecamatan Serang, Kota Serang, terpapar Covid-19 selaam Juli 2021.

Jumlah warga yang terpapar Covid-19 tersebar di tiga kelurahan di Kecamatan Serang, yakni Kelurahan Lontar Baru, Kagungan dan Kota Baru.

Ketiga kelurahan itu masuk wilayah kerja Unit Pelayanan Teknis Daerah (UPTD) Puskesmas Singandaru.

Demikian disampaikan Kepala UPTD Puskesmas Singandaru, Niken Prabaningrum di Puskesmas Singandaru, Jalan Letnan Jidun nomor 4, Kelurahan Lontar Baru, Kecamatan Serang, Kota Serang, Jumat (23/7/2021).

Niken mengatakan data tersebut akan terus bertambah mengingat pendataan dilakukan belum sampai akhir Juli.

Selain pasien positif Covid-19, tercatat ada lima warga dari tiga keluarahan tersebut yang meninggal dunia karena Covid-19.

Baca juga: Tenaga Kesehatan Puskesmas Singandaru Kota Serang Sopir Ambulans Sendiri, Cek Pasien Isoman

Baca juga: Kisah Vino, Bocah 10 Tahun Jalani Isoman Tanpa Orang Tua, Ayah dan Ibunya Meninggal karena Covid-19

Sementara itu, pada Mei 2021, jumlah warga yang terpapar Covid-19 di tiga kelurahan itu mencapai 151 orang dan pasien Covid-19 meninggal dunia ada empat orang.

Niken juga menjelaskan saat ini jumlah ASN Tenaga Kesehatan di Puskesmas yang dia pimpin hanya 23 orang, ditanbah 10 orang relawan magang.

Menurut Niken, pihaknya secara rutin melakukan pemantauan empat sampai lima kali kunjungan dalam seminggu terhadap warga yang terpapar Covid-19 yang menjalani isolasi mandiri di rumah.

Pemantauan dilakukan lebih intensif terhadap pasien Covid-19 dengan gejala berat.

"Di kita ada tim untuk melakukan pemantauan langsung dan dibagi dua shift dari mulai pagi sampai siang, siang sampai sore," tuturnya.

Baca juga: Gawat! 181 Tenaga Kesehatan Terpapar Covid-19, Kabupaten Lebak Kekurangan Nakes

Niken mengungkapkan para tenaga medis dari Puskesmas Singandaru juga turut terpapar virus Corona saat menangani pasien Covid-19. Sebab, tenaga medis terkadang harus mendekat ke pasien Covid-19 untuk penanganan sakitnya.

Tercatat sudah ada 20 orang Puskesmas Singandaru positif Covid-19. Mereka terdiri dari tenaga kesehatan, relawan magang, satpam, sopir ambulans hingga petugas kebersihan.

Kini, mereka menjalani isolasi mandiri di rumah masing-masing.

Sumber: Tribun Banten
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved