Kabar Seleb
Kakek Safaruddin Rela Bersepeda 15 km demi Vaksin Covid-19, Ivan Gunawan Group Beri Hadiah Ini
Lewan Ivan Gunawan Group, Igun memberikan hadiah berupa satu unit sepeda motor dan uang tunai Rp 2 juta kepada Kakek Safaruddin
Penulis: Amanda Putri Kirana | Editor: Amanda Putri Kirana
TRIBUNBANTEN.COM - Kisah perjuangan kakek Safaruddin (64) yang mengayuh sepeda sejauh 15 km untuk ikut vaksin Covid-19 mengetuk pintu hati Ivan Gunawan.
Lewan Ivan Gunawan Group, artis sekaligus desainer itu memberikan hadiah berupa satu unit sepeda motor dan uang tunai Rp 2 juta kepada Kakek Safaruddin.
Kabar bahagia tersebut disampaikan Igun, sapaan akrabnya, melalui Instagram pribadinya, Jumat (31/7/2021).
Igun mengunggah ulang cuplikan video viral saat kakek Safaruddin mengikuti vaksinasi Covid-19 di Mall Nipah, Makassar, Sulawesi Selatan.
Diketahui video tersebut pertama kali direkam dan diunggah di TikTok oleh dr Helmiyadi, satu di antara dokter yang tengah bertugas.
Dalam kolom keterangan, Igun menuliskan bahwa Ivan Gunawan Group mengapresiasi penuh usaha Kakek Safaruddin untuk mengikut vaksin.
Baca juga: Ivan Gunawan Ungkap Kalau Dirinya Berdoa ke Tuhan Agar Jangan Dikasih Terkenal Banget, Ini Alasannya
Baca juga: Viral Pria Disabilitas Miliki Bakat Desain Gaun Hingga Menjahit, Ngefans Berat Sama Ivan Gunawan
Oleh karena itu, ia memberikan hadiah karena si kakek mengerti betapa pentingnya vaksinasi sebagai upaya perlindungan diri dari covid-19.
"Ivan Gunawan dan Group memberikan apresiasi kepada Pak Sapar berupa 1 motor matic dan donasi tunai sebesar 2 juta rupiah," kata Igun, Sabtu (31/7/3021).
Igun berharap kisah Kakek Safaruddin dapat menjadi contoh untuk menumbuhkan kesadaran masyarakat akan pentingnya mengikuti vaksinasi.
"Semoga kisah ini menjadi contoh dan menumbuhkan kesadaran untuk masyarakat Indonesia betapa pentingnya vaksinasi. Stay Safe, Stay Healthy," ujarnya.
Viral di Media Sosial
Kisah haru perjuangan seorang kakek di Makassar demi mengikuti vaksinasi covid-19, viral di media sosial.
Bagaimana tidak, ia rela mengayuh sepeda sejauh 15 kilometer untuk mendapatkan vaksin.
Kisah tersebut terekam dalam video yang diunggah oleh akun TikTok @dr.helmiyadi_spot, Rabu (28/7/2021).
Baca juga: Terima Tantangan Deddy Corbuzier untuk Turunkan Berat Badan 20 Kg, Igun: Aku Nggak Lihat Uangnya
Video diawali dengan keberadaan seorang kakek yang tengah berdiri diam di area vaksinasi massal.
Ia mengenakan kaos putih dan topi hitam, lengkap dengan masker wajah.
Kakek tersebut tampak berdiri di luar barisan antrean dan terlihat kebingungan.
Setelah didekati, rupanya sang kakek tidak bisa mendaftar antrean vaksin secara online karena tidak memiliki handphone.
"Pada saat kami melakukan vaksinasi massal Covid-19, tampak seorang bapak tua ingin mendekat tapi ragu
Setelah kami hampiri, ternyata beliau tidak bisa mendaftar online karena tidak memiliki ponsel," tulis dr Helmiyadi dalam videonya.
Seorang panitia kemudian mendekati si kakek untuk memberikan prioritas pelayanan. Ia lalu diarahkan untuk bisa mendaftar secara manual.
Kakek itu kemudian bercerita, ia telah tiba di lokasi vaksinasi massal sejak pagi hari dengan mengayuh sepeda sejauh 15 kilometer.
Meski kedua kakinya terasa pegal dan kelelahan lantaran usia yang sudah tidak muda, tapi sang kakek merasa senang bisa divaksin.
Konfirmasi Tribunnews.com
Saat dikonfirmasi Tribunnews.com, pengunggah video bernama dr Helmiyadi Kuswardhana membenarkan cerita yang diunggahnya di TikToK.
Dokter sekaligus konten kreator asal Makassar ini mengatakan, peristiwa itu terjadi pada Rabu (28/7/2021) sekira pukul 14.00 WITA.
Adapun lokasi vaksinasi massal berada di Mall Nipah, Makassar, Sulawesi Selatan.
Diketahui, kakek tersebut bernama Safar dan saat ini berusia 64 tahun. Ia bekerja di tempat pencucian mobil pinggiran Kota Makassar.
Kepada panitia, kakek Safar mengaku sudah menunggu sejak pagi untuk mendapat vaksin.
Baca juga: Pernah Menolak Cinta dan Berciuman Bibir, Ivan Gunawan Sebut Ayu Ting Ting Adalah Tujuan Terakhirnya
Bahkan, ia rela datang ke tempat vaksinasi dengan mengayuh sepeda pinjaman dari temannya, sejauh 15 kilometer.
"Dia bilang saya naik sepeda ke sini, pinjem sepeda temannya, dari pagi sudah datang."
dr Helmi kemudian bercerita, rupanya kakek Safar sudah lama ingin segera divaksin
Namun, ia sempat ditakut-takuti oleh orang-orang di sekitarnya, jika vaksin bisa membuat orang terpapar Covid-19 dan menimbulkan kematian.
Lantaran ingin tetap sehat dan bisa mencari nafkah untuk keluarga, Kakek Safar pun tetap membulatkan niat untuk melakukan vaksin.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/banten/foto/bank/originals/igun-memberikan-hadiah-kepada-kakek-safaruddin.jpg)