Rossa Bantah Lakukan Oplas, Layangkan Somasi untuk Puluhan Akun yang Mencemarkan Nama Baiknya

Dugaan pencemaran nama baik yang dialami Rossa ini salah satunya adalah video yang menyebutnya sebagai korban oplas yang gagal.

Tayang:
Editor: Vega Dhini
TRIBUNNEWS/IRWAN RISMAWAN
Penyanyi Rossa tampil di acara Synchronize Fest 2024 di Jakarta, Jumat (4/10/2024). Tim manajemen Rossa akan membawa kasus dugaan pencemaran nama baik di media sosial ke ranah hukum. 

TRIBUNBANTEN.COM - Penyanyi Rossa belakangan diterpa isu tak sedap yang menyebut dirinya melakukan prosedur operasi plastik (oplas).

Di media sosial, beredar pula isu yang menyebut Rossa gagal oplas.

Menanggapi kabar miring ini, tim manajemen Rossa angkat bicara.

Tim manajemen Rossa akan membawa kasus dugaan pencemaran nama baik di media sosial ke ranah hukum.

Diberitakan Tribunnews.com, langkah hukum akan dilakukan apabila somasi yang telah dilayangkan kepada sejumlah akun media sosial Instagram, TikTok hingga Threads tidak diindahkan.

M. Ikhsan Tualeka, juru bicara manajemen Rossa mengatakan pihaknya telah memberikan waktu 1x24 jam kepada puluhan akun media sosial tersebut untuk menghapus konten bermuatan fitnah sekaligus menyampaikan permintaan maaf.

Jika dalam waktu 1x24 jam tidak ada tanggapan dari akun-akun tersebut, maka akan dilakukan langkah hukum.

Ikhsan menegaskan, pihaknya tengah mempertimbangkan laporan ke kepolisian sambil menunggu waktu somasi selesai.

"Rasa-rasanya kita akan laporkan ke Mabes Polri," terangnya.

Menurut Ikhsan, konten-konten tersebut tidak hanya merugikan secara materiel, tetapi juga berdampak pada kondisi psikis Rossa.

"Anda bisa bayangkan bagaimana seorang bangun pagi kemudian media sosialnya yang muncul di handphone itu kemudian berseliweran sesuatu yang tidak berdasar pada fakta." 

"Jadi kerugian psikis sudah terjadi. Materi dan immateri akan kita hitung kemudian," beber Ikhsan.

Ia juga menegaskan bahwa langkah hukum yang diambil saat ini merupakan bagian dari upaya mitigasi agar kasus serupa tidak terus berulang dan merusak ekosistem digital.

"Yang kami lakukan hari ini adalah bagian dari mitigasi agar ini tidak terus berkembang, merusak jagat media sosial kita, dan yang lebih penting lagi kalau kemudian orang-orang ini tidak melakukan apa yang kami somasi, men-take down dan minta maaf, tentu upaya hukum akan kami tempuh," jelas Ikhsan.

Tim manajemen juga telah mengantongi bukti berupa tangkapan layar dari berbagai unggahan yang dinilai merugikan Rossa.

Sumber: Tribunnews
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved