Berita Viral

Viral Video Pengendara Moge Dicegat Warga, Diminta Turun Hingga Motor Hanya Boleh Didorong

Video sejumlah pengendara motor gede (moge) dicegat oleh warga viral di media sosial.

Penulis: Zuhirna Wulan Dilla | Editor: Zuhirna Wulan Dilla
Instagram/@info_kukar
Viral video pengendara moge dicegat warga dan diminta turun untuk dorong motornya. 

Laporan Wartawan TribunBanten.com, Zuhirna Wulan Dilla

TRIBUNBANTEN.COM - Video sejumlah pengendara motor gede (moge) dicegat oleh warga viral di media sosial.

Berdasarkan video yang dibagikan akun instagram @info_kukar, Minggu (1/7/2021), warga ramai-ramai melakukan pencegatan agar para pengendara moge itu untuk turun dan mendorong motornya.

Diketahui aksi ini terjadi di Desa Batuah, Kecamatan Loa Janan, Kabupaten Kutai Kartanegara, Kalimantan Timur.

Menurut pengakuan warga yang terdengar dalam rekaman video itu, mereka kesal karena para pengendara moge berkendara sesuka hati tanpa memikirkan keselamatan pejalan kaki.

Baca juga: Detik-detik Pengendara Moge Tabrak Emak-emak Hingga Tewas di Bintaro, Berawal dari Konvoi Motor

Padahal warga sekitar sudah mengimbau untuk berkendara dengan hati-hati di sepanjang jalan kawasan itu.

Namun sayangnya imbauan tersebut dihiraukan oleh mereka hingga membuat warga geram.

"Makanya ngelawan terus, ngelawan kau terus kampung sini liat," ujar seorang wanita di balik video itu.

Wanita ini juga berujar kalau para pengendara moge itu tak memiliki sikap baik untuk turut mementingkan keselamatan warga lain yang sedang beraktivitas di jalan itu.

"Motor mahal tapi attitude gak ada," tegasnya.

Akhirnya berkat kekompakan warga yang tampak menghadang pengendara moge tersebut, mereka mematikan mesin dan mendorong motor sepanjang jalan.

Baca juga: Pengakuan Pengendara Moge yang Ditendang Paspampres karena Terobos Ring 1 Istana Kepresidenan

Lebih dari 4 pengendara moge berpakaian lengkap dengan jaket dan helm mendorong motor mereka.

Dari informasi tambahan yang disampaikan akun instagram ini, warga sudah lama mengeluh tentang cara pengendara moge melewati jalan yang dianggap meresahkan.

"Warga sekitar yang merasa terganggu dengan aktivitas dari para pengendara motor yang melakukan kegiatan sunmori (Sunday Morning Ride),"

"Warga selain terganggu dengan suara bising, warga juga khawatir dengan keselamatan pengendara lain dan juga warga sekitar," tulis informasi dalam akun itu.

Warganet yang ikut melihat video tersebut juga menyampaikan rasa setuju dengan aksi pencegatan yang dilakukan warga.

@tiati_mugiarti : Pintar sekali warga sana.

@alif_satryawan : Mantap.

@ahadi909410 : Warga geram gara-gara banyak kecelakaan di sana.

@mas.gabus : Warganya kompak.

@kapten_ir : Bisa dicontoh nih.

@bismibagas17_ : Bener banget motor mahal akhlak gak punya.

Hingga artikel ini diterbitkan TribunBanten.com sedang mencari tahu informasi lebih lanjut terkait aksi pencegatan ini kepada akun itu namun belum dapat konfirmasi.

Detik-detik Pengendara Moge Tabrak Emak-emak Hingga Tewas di Bintaro, Berawal dari Konvoi Motor

Insiden kecelakaan bermotor terjadi di Jalan Boulevard Bintaro Jaya, dekat Hotel Santika, Kecamatan Pondok Aren, Tangerang Selatan, pada Minggu (1/8/2021) pagi.

Dua sepeda motor 'adu banteng' di lokasi kejadian. Seorang pengendara sepeda motor meninggal dunia akibat insiden tersebut.

Kanit Laka Lantas Polres Tangerang Selatan Iptu Nanda Setya Pratama Baso, mengatakan insiden itu berawal pada saat seorang pria berinisial AS, pengendara motor gede alias moge Kawasaki ER-6n, melaju dari arah Flyover Permata ke arah lampu merah Penabur.

Lalu, sesampainya di dekat Hotel Santika, AS diduga menabrak wanita paruh baya, pengendara Honda Beat di depannya.

Baca juga: Tendang Pengendara Moge yang Terobos Ring 1 Istana Kepresidenan, Paspampres: Itu Masih Manusiawi

Nanda mengatakan, pengendara Honda Beat itu wanita berinisial H, usianya sudah 49 tahun.

"H yang berada didepannya pada saat itu sedang berhenti hendak berbelok kearah kiri. Posisi benturan, bagian depan dari kendaraan sepeda motor Kawasaki ER-6N milik AS menabrak bagian belakang dari kendaraan sepeda motor Honda beat milik H," papar Nanda melalui aplikasi pesan singkat.

Akibatnya, ibu-ibu pengendara Beat mengalami cidera parah di bagian kepala hingga tewas di lokasi.

"H mengalami luka pendarahan pada kepala selanjutnya meninggal dunia di TKP," jelas Nanda.

Baca juga: Kisah Mulia di Balik Pengendara Moge Ducati Diavel yang Berjualan Siomay di Tangerang Selatan

Nanda mengatakan, jenazah H langsung dievakuasi ke Rumah Sakit Umum Pusat (RSUP) Fatmawati, Jakarta Selatan.

Sementara AS yang luka ringan dibawa ke Polres Tangsel guna pemeriksaan lebih lanjut.

"Sementara pengendara sepeda motor ER-6n, AS, sementara sedang dalam pemeriksaan lebih lanjut," pungkas Nanda.

Sumber: Tribun Banten
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved