Breaking News:

Ratusan Karyawan Pabrik Furnitur di Lebak Dirumahkan Sejak PPKM Diterapkan

Selain dirumahkan, para karyawan tersebut juga tidak diberi gaji penuh sejak PPKM Darurat diberlakukan.

Penulis: Marteen Ronaldo Pakpahan | Editor: Yudhi Maulana A
TribunBanten.com/Marteen Ronaldo Pakpahan
Suasana pabrik furnitur di Lebak sepi selama PPKM 

Laporan wartawan TribunBanten.com, Marteen Ronaldo Pakpahan

TRIBUNBANTEN.COM, LEBAK - Sebanyak 300 karyawan di sebuah pabrik furnitur di Desa Nameng, Kecamatan Rangkasbitung, Lebak dirumahkan akibat dampak dari pemberlakuan pembatasan kegiatan masyarakat (PPKM).

Selain dirumahkan, para karyawan tersebut juga tidak diberi gaji penuh sejak PPKM Darurat diberlakukan.

Suherlan, pegawai PT Seijin Lestari furniture yang dirumahkan mengatakan ia bersama rekan-rekan karyawan lainnya sudah tak digaji penuh sejak bulan Juli.

"Gegara aturan PPKM sebanyak 300 karyawan PT Seijin dirumahkan tanpa menerima gaji," ujar Suherlan kepada TribunBanten.com, Senin (9/8/2021).

Menurutnya, dampak dari PPKM sendiri membuat stok barang di pabrik tak dapat dijual alias menumpuk lantaran pengiriman barang yang tak dapat diperbolehkan selama PPKM.

Baca juga: Ribuan Pegawai di Tangerang Selatan Di-PHK Selama Pandemi Covid, Mayoritas Karyawan Hotel

"Ekspor berhenti,  yang kena imbas ya kita, karyawan. Harusnya terima gaji bulanan,  ini sama sekali enggak dikasih sepeserpun," sambungnya.

Ia pun berharap agar PPKM di Lebak sendiri dapat segera berakhir dan pengiriman barang dapat segera dikirimkan agar tidak semakin banyak karyawan yang dirumahkan.

Sementara itu, Kepala Dinas Tenaga Kerja Kabupaten Lebak, Tajudin Yamin membenarkan adanya karyawan di perusahaan yang berada di Lebak dirumahkan tanpa di bayar.

Baca juga: Tak Hanya Pekerja, Korban PHK Juga Dapat BLT, Berikut Cara Mendapatkan dan Besarannya

Dirinya pun cukup prihatin dengan adanya karyawan yang dirumahkan tersebut tanpa kejelasan dan meminta agar pihak perusahaan segera membayar gaji mereka.

"Karyawan yang dirumahkan yang bagian produksi furniture. Sedangkan untuk yang membuat gitar masih jalan, karyawannya masih kerja," jelasnya.

Hingga berita ini diturunkan, TribunBanten.com belum mendapat keterangan resmi dari PT Seijin Lestari Furniture terkait ratusan karyawan yang dirumahkan.

Sumber: Tribun Banten
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved