Breaking News:

PPKM di Banten

PPKM Diperpanjang, Pedagang Berdemo Minta Wisata Religi Masjid Agung Banten Lama Kembali Dibuka

Sejumlah pedagang di Kawasan Wisata Religi Masjid Agung Banten Lama melakukan aksi unjuk rasa, Selasa (10/8/2021). 

Penulis: Ahmad Tajudin | Editor: Yudhi Maulana A
Dok. Wakil Ketua Kenadziran Wisata Religi Masjid Agung Banten Lama, H. Tubagus Suci Amin
Pedagang di kawasan wisata religi Masjid Agung Banten Lama melakukan aksi demo terkait perpanjangan PPKM Level 4 

Laporan Wartawan TribunBanten.com Ahmad Tajudin

TRIBUNBANTEN.COM, KOTA SERANG - Sejumlah pedagang di Kawasan Wisata Religi Masjid Agung Banten Lama melakukan aksi unjuk rasa, Selasa (10/8/2021). 

Para pedagang Mereka merasa kesal lantaran Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) level 4 kembali diperpanjang dari tanggal 10 Agustus hingga 16 Agustus 2021.

Wakil Ketua Kenadziran Wisata Religi Masjid Agung Banten Lama, H. Tubagus Suci Amin massa menyuarakan orasi agar tempat wisata religi Masjid Agung Banten Lama dibuka kembali.

"Tadi ada perkumpulan massa, sempet ada orasi juga. Tapi tidak berlangsung lama. Jumlahnya cukup banyak sekitar seratusan lah, soalnya para pedagang yang dari depan komplek hingga belakang datang semua" ujar Tubagus Suci Amin saat dihubungi TribunBanten.com.

Baca juga: Meski Ditutup, Masih Ada Warga yang Berziarah di Kawasan Masjid Agung Banten Lama

Ia menalnjutkan, para peserta unjuk rasa mengaku merasa kecewa, lantaran sudah satu bulan lebih tidak berjualan di sana karena Kawasan Banten Lama ditutup sejak awal bulan Juli 2021.

"Sebelumnya pintu masuk juga masih kita tutup. Daripada mereka berbuat anarkis, jadi kita buka dan kita ajak ziarah bersama," terangnya.

Menurutnya aksi demo yang berlangsung sejak pukul 11.00 WIB hingga pukul 12.00 WIB tadi, berjalan dengan tertib.

Baca juga: Kawasan Wisata Religi Masjid Agung Banten Lama Ditutup Sampai Tanggal 20 Juli 

Tubagus berharap agar pemerintah mendengar jeritan para pedagang di Kawasan Banten lama dan segera memberikan solusinya.

"Intinya kalau kita mah sebagai pengurus kan, tetap mengikuti anjuran Pemerintah. Tapi kalau ada peziarah yang datang, kita tetap menerimanya. Dengan catatan ikuti prokes dengan ketat," terangnya.

Sumber: Tribun Banten
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved