Breaking News:

Oknum Nakes Diduga Rekayasa Data Form Covid-19, Ini Kata RSU Tangerang Selatan

Tenaga kesehatan Rumah Sakit Umum Kota Tangerang Selatan diduga mereyakasa form data formulir penyelidikan epidemiologi Covid-19.

Editor: Glery Lazuardi
TRIBUNBANTEN/ZUHIRNA WULAN DILLA
Tampak depan bangunan RSU Tangerang Selatan 

TRIBUNBANTEN.COM - Tenaga kesehatan Rumah Sakit Umum Kota Tangerang Selatan diduga mereyakasa form data formulir penyelidikan epidemiologi Covid-19.

Hal itu diungkap oleh salah satu keluarga pasien saat mengurus dokumen surat-surat dari tenaga kesehatan di bagian perawatan.

Pihak keluarga mengaku kaget melihat beberapa lembar dokumen tertera poin-poin kondisi medis anggota keluarga yang akan menjalani proses lahiran secara sesar.

Baca juga: UPDATE: Banten Miliki BOR di Bawah 30 Persen, Kini Tak Ada Wilayah Kategori Merah Covid-19

Baca juga: Cerita dari Garda Terdepan Penanganan Covid-19: Bertaruh Nyawa, Tangani Pasien Tanpa APD Layak

Kepala Seksi (Kasi) Perawat RSU Kota Tangerang Selatan, dokter Taufik, mengatakan pihaknya sedang menelusuri informasi tersebut.

"Kami lagi mencoba investigasi, karena kebetulan kemarin kejadian sore. Aku dikabarin pasien itu. Aku juga lagi cari tahu bagaimana sih kronologinya," kata dia, kepada Wartakotalive.com (Group TribunBanten.com) saat dikonfirmasi, pada Kamis (19/8/2021).

Upaya menelusuri dugaan itu, kata dia, dilakukan untuk memastikan kronologi yang diduga adanya tindakan rekayasa screening formulir kesehatan tersebut.

Kata ia pasien tersebut merupakan seorang perempuan yang akan menjalani tahapan persalinan di RSU Kota Tangsel.

"Iya (pasien menjalani persalinan-red)," katanya.

Baca juga: Update CPNS 2021 : Wajib Bawa Sertifikat Vaksin Covid-19 dan Kartu Deklarasi Sehat saat Tes SKD

Baca juga: 17.725 Penyandang Disabilitas Banten Ditargetkan Terima Vaksin Covid-19 Dosis Pertama pada Agustus

Taufik menuturkan tahapan scrrening covid-19 kerap dilakukan bagi para pasien yang bakal melakukan perawatan medis.

Langkah itu guna memastikan tak tertularnya pasien yang bakal menjalani perawatan medis mengingat masifnya kasus aktif infeksi covid-19.

"Jadi pada intinya semua pasien yang mau masuk ke rumah sakit mau di tracing ya. Karena kan kita masih zona merah, jadi setiap pasien yang masuk harus di tracing," pungkasnya.

Artikel ini telah tayang di WartaKotalive.com dengan judul RSU Kota Tangsel Lakukan Penyelidikan Dugaan Rekayasa Formulir Covid-19 Terhadap Pasien Persalinan

Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved