Arti Kata Childfree, Kata yang Ramai Di Sosial Media Twitter
Kata "childfree" ramai dibicarakan baru-baru ini setelah YouTuber Gita Savitri secara terbuka mengungkapkan pilihannya untuk tidak punya anak.
"Salah satunya harapan untuk memiliki cucu yang meneruskan keturunannya,” jelasnya, Kamis (1/7/2021).
Jika keputusan itu tidak bisa diterima, tentu akan menjadi tekanan sosial bagi pasangan.
Tetapi, apabila diterima, maka pasangan akan lebih mudah menghadapi tekanan sosial dari masyarakat di luar keluarga.
Tri melanjutkan, rasa heran dan kaget akan menjadi respons dominan saat seseorang menemui fenomena childfree.
Hal ini tidak terlepas dari perspektif budaya kolektif kita, dimana kultur masyarakat menuntut atau mengharapkan seseorang yang masuk usia dewasa untuk menikah dan memiliki anak.
Satu di antara alasan seseorang memilih childfree adalah karena adanya rasa ketidakyakinan akan kemampuan dalam merawat dan mengasuh anak.
Hal tersebut, ujar Tri, bisa disiasati dengan pentingnya membangun parenting self-efficasy pada pasangan di masa persiapan menikah.
“Sehingga calon ayah atau ibu memiliki keyakinan diri terhadap kompetensinya dalam merawat dan memberikan pengasuhan pada anak yang secara positif."
"Hal ini akan berpengaruh pada perilaku pengasuhannya dan menunjang tumbuh kembang anak secara optimal,” pungkasnya.
(Tribunnews.com/Pravitri Retno W, Kompas.com/Fitri Nursaniyah)
Artikel ini telah tayang di Tribunnews.com dengan judul Apa Itu Childfree? Ramai Dibicarakan setelah Gita Savitri Bahas Pilihannya Tak Punya Anak
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/banten/foto/bank/originals/ilustrasi-cowok-chattingan-arti-kata-ghosting-chat-dan-arti-kata-bahasa-gaul.jpg)