Viral Kisah Pemuda Driver Ojol Lolos Jadi Siswa Bintara Polri, Begini Sosoknya di Mata Tetangga
Diketahui pemuda tersebut bernama Muhammad Ramdan Ashari, dan dinyatakan lulus terpilih seleksi Bintara Polri.
TRIBUNBANTEN.COM - Pemuda asal Depok yang lulus masuk sekolah polisi sempat viral di media sosial karena cerita perjuangannya yang membuat haru warganet.
Diketahui pemuda tersebut bernama Muhammad Ramdan Ashari, dan dinyatakan lulus terpilih seleksi Bintara Polri.
Ramdan berkesempatan untuk mengikuti pendidikan Bintara Polri Gelombang 2 pada 2022 mendatang.
Meski begitu, kelulusannya tidak diraih dengan cara yang mudah. Ia harus berjuang pantang menyerah.
Ramdan diketahui sehari-harinya membantu sang ayah menyortir barang bekas dan juga melakukan pekerjaan lain.
Antara lain ojek online, kuli bangunan, supir angkut barang, pengantar minuman, hingga berjualan keripik.
Berbagai pekerjaan tersebut dilakukan Ramdan guna membantu orangtuanya memenuhi kebutuhan sehari-sehari.
Baca juga: Viral Kisah Pemuda Diterima Bintara Polri, Jadi Driver Ojol Hingga Kuli Bangunan Demi Bantu Orangtua
Namun, kondisi ekonomi keluarga yang kurang mampu tidak menyurutkan semangatnya ingin menjadi polisi.
Ramdan mendaftar di Bintara Polri 2021 tanpa sepengetahuan orangtuanya, kemudian belajar dan berlatih secara autodidak.
Ia lantas mulai mengikuti tahapan demi tahapan pelaksanaan seleksi selama lima bulan hingga akhirnya dinyatakan lulus pada 22 Juli 2021.
Ketua RW 005, Kelurahan Ratu Jaya, Kecamatan Cipayung, Depok, Jawa Barat, Abdurahman merasa bersyukur Ramdan lulus seleksi.
“Ramdan anaknya baik, ya. Di lingkungan juga. Kami bersyukur, alhamdulillah. Ini berkat Allah semua sehingga dia lulus,” ujar Abdurahman.
“Saya yakin orangtuanya pasti bangga dengan lulusnya Ramdan di Bintara Polri,” katanya kepada Wartakotalive.com, Sabtu (28/8/2021).

Ia berharap Ramdan dapat menjadi orang yang berhasil di masa depan dan tak lupa dengan orang-orang terbelakang.
“Kalau buat dukungan, waktu dia minta tanda tangan, saya ingatkan saat nanti sudah jadi orang dan berhasil, jangan lupa dengan orang-orang terbelakang,” ucapnya.
“Jangan lupa orang-orang yang di bawah, yang ekonominya kurang. Katanya, insyaAllah pak RW insyaAllah,” tambah Abdurahman.
Baca juga: Heboh Sosok Ani Pina, Emak-emak yang Viral di Media Sosial karena Mirip Jokowi, Perekam Akui Kaget
Ikut bangga
Perjuangan Muhammad Ramdan Ashari yang lulus seleksi Bintara Polri mendapat respons positif dari masyarakat.
Termasuk Ketua RT 009, Kelurahan Ratu Jaya, Kecamatan Cipayung, Kota Depok, Jawa Barat, Husen.
Kelulusan Ramdan diketahui tidak diraih dengan cara yang mudah. Ia harus berjuang pantang menyerah.
Sehari-hari, Ramdan membantu ayahnya menyortir barang bekas dan juga melakukan berbagai pekerjaan lain.
Antara lain ojek online, kuli bangunan, supir angkut barang, pengantar minuman, hingga penjual keripik.
Berbagai pekerjaan itu dilakukan Ramdan untuk membantu orangtuanya memenuhi kebutuhan sehari-sehari.
Namun, kondisi ekonomi keluarga yang kurang memadai tidak menyurutkan semangatnya ingin menjadi polisi.
Ramdan mendaftar di Bintara Polri tanpa sepengetahuan orangtuanya, kemudian belajar dan berlatih secara autodidak.
Ia lantas mulai mengikuti tahapan demi tahapan pelaksanaan seleksi selama lima bulan hingga akhirnya dinyatakan lulus pada 22 Juli 2021.
Ramdan berkesempatan untuk mengikuti pendidikan Bintara Polri Gelombang 2 pada 2022 mendatang.
Lebih lanjut, Husen mengungkapkan kisah Ramdan tersebut dapat menjadi contoh bagi masyarakat sekitar.
“Kami sebagai pengurus RT dan RW banyak-banyak terima kasih kepada Ramdan, mudah-mudahan bisa menjadi contoh,” katanya kepada Wartakotalive.com, Sabtu (28/8/2021).
“Mudah-mudahan Ramdan menjadi polisi yang berguna bagi negara, bermanfaat di masyarakat, dan bisa menjaga lingkungan khususnya di RT 009,” tambah Husen.
Husen mengatakan bahwa dirinya mengetahui kelulusan Ramdan dari warga sekitar sekira satu bulan yang lalu.
“Saya tahunya dari masyarakat, kebetulan di masyarakat saya ramai,” ujarnya yang mengenakan masker berwarna hitam itu.
Selain itu, ia menyebut Ramdan adalah sosok yang baik dan ramah serta kerap mengikuti berbagai kegiatan di lingkungannya.
“Ia sebagai anak, pemuda, seperti pemuda-pemuda lainnya ya. Tidak ada yang menyimpang,” ucap Husen.
“Anaknya baik, ramah, di lingkungan juga kondusif, seperti ikut kegiatan lainnya, dan kepada orangtua sangat berbakti,” tambahnya.
Artikel ini telah tayang di Tribuntangerang.com dengan judul Anak Penyortir Barang Bekas Berhasil Lolos Jadi Bintara Polri, Begini Perjuangannya yang Bikin Haru
Penulis: Ramadhan L Q