Breaking News:

Virus Corona di Banten

Unsera Gelar Vaksinasi Covid-19, Buka Pendaftaran via Online, Prioritas Mahasiswa dan Dosen

Universitas Serang Raya (Unsera) menggelar vaksinasi Covid-19 yang diprioritaskan bagi sivitas akademik serta mahasiswa

Penulis: desi purnamasari | Editor: Agung Yulianto Wibowo
TribunBanten.com/Desi Purnamasari
Universitas Serang Raya (Unsera) menggelar vaksinasi Covid-19 yang diprioritaskan bagi sivitas akademik serta mahasiswa, Kamis (2/8/2021). 

Laporan Wartawan TribunBante.com, Desi Purnamasari

TRIBUNBANTEN.COM, SERANG - Universitas Serang Raya (Unsera) menggelar vaksinasi Covid-19 yang diprioritaskan bagi sivitas akademik serta mahasiswa, Kamis (2/8/2021).

Menurut pantauan TribunBanten.com, sejumlah mahasiswa mengikuti proses vaksinasi di Gedung Rachmatuallah Center.

Bahkan dari beberapa mahasiswa ada yang turut serta membawa keluarganya untuk divaksin.

Kabiro Humas Unsera Ahmad Zaenuri mengatakan target yang disediakan pada Kamis itu sebanyak 300 dosis vaksin.

Baca juga: 1.166 Mahasiswa Unsera Mengikuti KKM, Tersebar di Sejumlah Tempat, termasuk di Timor Leste

"Vaksinasi ini diperuntukkan bagi tenaga pengajar, staf, mahasiswa serta keluarga dari mahasiswa, dosen, bahkan alumni," katanya.

Unsera membuka pendaftaran vaksinasi melalui online di website unsera.com.

Ahmad mengaku telah meminta dosis vaksinasi kepada Otoritas Jasa Keuangan (OJK) sebanyak 1.300 dosis dengan 300 vaksin setiap harinya.

"Kami lakukan secara bertahap selama tiga hari karena masih menunggu kiriman vaksinasi dari OJK lagi," ucapnya.

Baca juga: Sasar 70% Warga Kabupaten Serang Divaksin, Bupati Ratu Tatu Targetkan 31 Desember Selesai

Menurut dia, vaksinasi ini menjadi satu di antara syarat dalam penerapan perkuliahan secara tatap muka.

"Kami terus mempercepat vaksinasi di kampus," ucap pria berkacamata ini.

Adapun vaksinasi dibatasi selama satu jam bagi 50 calon penerima.

Baca juga: Ribuan Guru SD di Kota Tangerang Belum Menerima Vaksinasi Covid-19, Dindik Ungkap Penyebannya

Saat ini, kata dia, belum melaksanakan perkuliahan tatap muka karena masih masuk dalam wilayah pemberlakuan pembatasan kegiatan masyarakat (PPKM) level 3.

"Kami optimistis dengan mengikuti instruksi pusat, dapat kembali mengikut proses pembelajaran secara tatap muka," ujarnya.

Sumber: Tribun Banten
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved