Breaking News:

Pengadaan Ambulans RSUD Gagal Dilelang, DPRD Mewanti-wanti Pemkot Cilegon Jangan Dijadikan Celah

Wakil Ketua I DPRD Cilegon, Hasbi Sidik mewanti-wanti Pemerintah Kota Cilegon terkait gagalnya lelang pengadaan mobil ambulans RSUD Cilegon.

Penulis: Khairul Ma'arif | Editor: Yudhi Maulana A
SURYA/AHMAD ZAIMUL HAQ
ilustrasi ambulans 

Laporan Wartawan TribunBanten.com, Khairul Ma'arif

TRIBUNBANTEN.COM, CILEGON - Wakil Ketua I DPRD Cilegon, Hasbi Sidik mewanti-wanti Pemerintah Kota Cilegon terkait gagalnya lelang pengadaan mobil ambulans RSUD Cilegon.

Menurutnya kegagalan lelang ini dan dilakukan penunjukan langsung jangan sampai dijadikan celah kepentingan karena itu akan membahayakan juga nantinya.

"Jika gagalnya ini dalam tanda kutip artinya agar dapat dilakukan PL akhirnya kan menjadi kurang baik, saya tidak suudzon, tapi saya sebagai kontroling, ini harus dihindari," katanya saat ditemui di Kantor DPRD Cilegon, Selasa (7/9/2021).

Hasbi mengatakan jika ini dijadikan celah maka akan menjadi kurang baik dan penegak hukum dapat melihat untuk mempertanyakan ini.

Menurutnya peran unit layanan pengadaan (ULP) barang dan jasa harus benar jangan sampai menjadi gagal lelang.

Baca juga: Gagal Dilelang, Pengadaan Ambulans RSUD Cilegon Senilai Rp 2,33 Miliar Gunakan Penunjukan Langsung

"Saya khawatir di kemudian hari ada persoalan menyangkut mekanisme pengadaan barang yang sudah dipakai ini nantinya kelak," tambahnya.

Menurutnya kejadian semacam ini bisa sebagai mewanti-wanti seluruh pihak semua agar jangan main-main untuk memanfaatkan celah karena akan menimbulkan persoalan baru.

Menurutnya ini menjadi hal yang tidak baik terkait gagalnya lelang diawal masa kepemimpinan Helldy-Sanuji.

"Saya tidak tahu lelang ambulans ini dalam tanda kutip gagal lelang, masak sih tidak ada peserta, atau syaratnya tidak lengkap, kurang adminstrasi," tuturnya.

Baca juga: Viral Oknum TNI Gebrak & Halangi Ambulans yang Membawa Pasien Bayi Kritis, Pelaku Ditangkap

Selain itu, politisi Partai Gerindra juga mempertanyakan harga ambulans yang dianggarkan ini untuk berapa unit.

Menurutnya, jika ini nilai Rp 2,3 miliar untuk satu unit baginya sangat fantastis.

Ilustrasi mobil ambulans
Ilustrasi mobil ambulans (istimewa)

"Kalau satu unit, ini fantastis harganya. Kalau setahu saya dari harga pasaran Rp 500 juta, memang mobil ini sangat emergency, tapi sangat fantastis meskipun sama alkesnya," katanya.

Anggota legislatif dapil Citangkil-Ciwandan ini mengungkapkan jika nominal tersebut untuk pengadaan dua atau tiga mobil cukup proporsional.

"Kalau Rp 2 miliar ini untuk satu unit harganya fantastis, Kalau 2 mobil dengan nilai itu, mungkin wajar," ungkapnya

Sumber: Tribun Banten
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved