Breaking News:

Korsleting Sering Disebut Penyebab Kebakaran, PLN Imbau Pelanggan Pastikan Instalasi Listrik Aman

Peran serta pelanggan untuk ikut menjaga instalasi menjadi tanggung jawabnya sangat vital.

Editor: Agung Yulianto Wibowo
dokumentasi PLN
Aplikasi PLN Mobile 

TRIBUNBANTEN.COM, TANGERANG - Hubungan pendek listrik atau korsleting sering disebut sebagai pemicu kebakaran sebuah bangunan.

PT PLN (Persero) mengimbau pelanggan untuk ikut menjaga keamanan kelistrikan dan instalasi di bangunan milik pelanggan guna mencegah resiko tersebut.

Manager PLN UP3 Cikokol Adi Fitri Atmojo mengatakan dalam hal instalasi ini kewenangan PLN hanya sampai pada kWh meter.

Peran serta pelanggan untuk ikut menjaga instalasi menjadi tanggung jawabnya sangat vital.

Baca juga: Kang Sandika Sapa dan Apresiasi Pelanggan PLN Banten, Demi Meningkatkan Pelayanan

"Instalasi di rumah pelanggan harus sering dicek dan pastikan apakah sesuai dengan Standar Nasional Indonesia (SNI) melalui Lembaga Inspeksi Terdaftar (LIT)," katanya lewat rilis yang diterima TribunBanten.com, Rabu (8/9/2021).

Menurut dia, penggunaannya juga harus memastikan aman, misalnya tidak menumpuk steker listrik.

Alat kWh meter di bangunan milik pelanggan merupakan alat pengukur dan pembatas (APP) kelistrikan yang dipasok PLN.

Sebagai pengukur, alat ini mencatat pemakaian listrik oleh pelanggan.

Sebagai pembatas, kWh meter ini menjadi titk batas kewenangan antara PLN dan pelanggan.

Baca juga: Polisi Ungkap Penyebab Kebakaran Hebat di Lapas Kelas I Tangerang, Diduga Karena Korsleting Listrik

"Dari kWh meter ke instalasi pelanggan adalah tanggung jawab pelanggan,” ucap Adi Fitri.

Meski demikian, PLN juga menyediakan layanan pengaduan apabila terjadi keluhan dan gangguan di sisi instalasi pelanggan melalui fitur ListriQu di dalam aplikasi PLN Mobile.

"PLN Mobile sekarang sudah sangat lengkap dan mengakomodir kebutuhan pelanggan. Silakan unggah aplikasi agar pelanggan dapat melaporkan ke petugas terkait potensi bahaya kelistrikan dan pengaduan pelanggan lainnya,” kata Adi.

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved